Oktober 07, 2012

Manfaat dan Bahayanya AutoText pada BlackBerry

PENTING : AutoText adalah salah satu fasilitas di Blackberry yg digunakan utk mempermudah dan mempercepat penulisan kata yg sering digunakan. Misalnya byk yg tanya alamat Anda,jika tanpa AutoText, maka Anda harus mengetikan setiap kali ada yg bertanya atau copas dari ketikan sebelumnya,tentu ini sgt tdk produktif.Dg AutoText Anda bisa menyimpan Alamat Anda dg kata kunci "AlamatKue",maka langsung deh Kata AlamatKue tersebut diganti dg alamat yg Anda simpan/maksudkan. Simpelkan? Enak kan?
Namun kadang Anda tdk ingin menganti kata tersebut tp langsung terganti, hal ini kadang MENYEBALKAN,
- Coba Anda ketik Teh Jati Cina maka otomatis diganti menjadi the Jati Cina,tentu bagi yg tdk tahu bahwa Teh Jati Cina adalah Teh Pelangsing Tubuh,Penurun Kolestrol, mengatasi Sembelit, membersihkan endapan-endapan di usus, jadi bingung krn kata teh berubah jadi the. Klo butuh info dan pemesanan Teh Jati Cina yg Dhsyat Manfaatnya silahkan Add Pin : 27B59965 dan Pin : 23007579 (yg ini info serius), info produk dpt dilihat di http://AreaDagang.com dan http://JualHebat.com

- Coba ketik http://akmi-baturaja.ac.id maka tulisan id berganti jd I'd, sehingga link tsb gak ada, maksud penyampaian info Bahwa AKMI Baturaja adalah "Kampus Lokal Kualitas Global", "Kampus Pencetak Wirausaha Muda", "Kampus dg Segudang Prestasi Nasional", "Kampus yg 90% Dosenya penulis buku Nasional", "Kampus yg lulusannya sudah dipesan oleh industri, bekerja bahkan saat masih kuliah", menjadi tdk tersampaikan, hny krn kesalahaan penulisan akibat AutoText. Sekarang coba Anda ikuti Link ini http://akmi-baturaja.ac.id pasti Anda akan melihat info yg saya sampaikan diatas (Profile, sejarah), sayang foto Gantengku blm dipasang, hehe..

Maka sebaiknya membuat kata kunci AutoText jgn gunakan kata yg umum yg sering diGunakan tp yg unik, spt Alamat = AlamatKue. Tp jgn khawatir,bila sdh terlanjur, maka ada caranya,pd saat Anda mengetikan kata kuncinya sebelum menekan spasi,Anda tekan tombol Shift (aA)+Spasi (biasanya terletak di kiri dan kanan bawah keypad).
Selamat Mencoba, silahkan share dg menyebutkan sumber dan tidak mengurangi isinya ....

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Web Recomended
http://MadeSumiarta.com
http://AreaDagang.com
http://JualHebat.com
http://PremaAnanda.com
Twitter @MadeSumiarta

Desember 10, 2011

PAY IT FORWARD

BUNDA PENOLONG ABADI
PAY IT FORWARD

Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film "PAY IT FORWARD" bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.

Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi. Dia menamakan ide tersebut: "PAY IT FORWARD"

Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.

Percobaanpun dimulai :

Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor. Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya "PAY IT FORWARD, MOM"

Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi kerumah ibunya (nenek si revor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :"PAY IT FORWARD,MOM"

Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan : "PAY IT FORWARD,SON".

Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis ke ci l yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis ke ci l begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada ayah si gadis ke ci l : "PAY IT FORWARD, SIR"

Ayah si gadis ke ci l yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih, ayah si gadis berpesan: "PAY IT FORWARD"

Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah "PAY IT FORWARD" tersebut, jiwa kewartawa nanny a mengajak dia untuk menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.

Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan mengatur agar Trevor bisa tampil di Televisi supaya banyak orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak ke ci l ini. Saat kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak semua p emi rsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.

Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan, selesai penguburan Trevor, betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul dihalaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka ci ta terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.

Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan didalam hidup kita, dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini: "PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu) "

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

September 09, 2011

Sikap yang Konsisten

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata ku."
-----------------
Anda mungkin sudah pernah mendengar cerita ini sepertihalnya Saya, namun setiap kali saya membacanya kembali cerita ini saya mendapat hal yang berbeda.

Saya teringat seorang sahabat yang malu mempertemukan orangtuannya dengan sahabat-sahabatnya karena orangtuanya orang desa, culun dan tidak bisa membaca, padahal semasa anak-anak Ia begitu bangga dan dekat dengan orang tuanya, hanya karena Ia disekolahkan agar Ia lebih pandai, dibelikan pakaian yang bagus agar Ia bisa sama dengan teman-temannya lalu sekarang Ia menjadi malu memperlihatkan orangtuanya yang sudah menjadi lusuh dan keriput karena berkerja keras untuknya. Semoga kita bukan salah satu bagian dari cerita diatas.

Dilingkungan kerja sering juga terjadi hal yang sama, ketika pertama kali seorang karyawan diterima berkerja Ia begitu Rajin, tertib, sopan dan bersemangat tinggi, lalu Ia diberi kesempatan untuk berkembang pada jabatan yang lebih tinggi, diberi fasilitas, diberi waktu dan biaya untuk belajar, seminar, workshop dan pelatihan-pelatihan lainnya sehingga Ia menjadi orang yang diperhitungkan banyak kalangan, disisi lain karena kepintarannya, karena pengalamannya Ia menjadi sulit untuk menghargai, sulit diberi masukan, mulai melawan, mulai membangkang dan membodoh-bodohkan pemimpin yang telah memberikannya kesempatan padanya untuk berkembang. Jika kita pada posisi pemimpin dalam cerita ini bisa jadi kita IKLAS atau bisa jadi kita MENYESAL karena telah membesarkan Anak Macan.

Kita semua berhak atas segala hal yang lebih baik, namun tentunya sebagai manusia yang beragama kita perlu memperhatikan hukum-hukum, kaidah-kaidah yang ada. Tentunya kita perlu obyektif dalam penilaian, karena umumnya kita sulit menjadi obyektif ketika penilaian itu untuk diri kita sendiri.

Setiap AKIBAT pastilah diawali oleh SEBAB yang mestinya kita tanggung, seringkali kita tidak mampu menyadari, tidak mampu menemukan SEBAB atas AKIBAT yang kita terima, lalu akhirnya kita REAKTIF, MARAH, MEMBENCI, MENYALAHKAN, berpikir telah terjadi ketidakadilan, yang pada akhirnya menciptakan SEBAB baru tentu dengan AKIBAT yang baru juga, demikian seterusnya sehingga tanpa kita sadari kita telah menciptakan nasib kita sendiri bahkan mungkin takdir kita sendiri dari akumulasi SEBAB yang kita lakukan.

Sepanjang sejarah Saya membangun usaha saya jarang sekali ditipu karyawan, bahkan pada usaha yang belum tentu saya tengok setahun sekali, andaipun ada biasanya hal-hal kecil dan segera ada saja pihak yang memberi tahu. Secara pasti saya tidak tahu mengapa tapi dalam kesadaran saya, saya tidak berlaku curang pada siapapun, saya selalu mengajarkan kejujuran sebagai pondasi utama dalam berkerja dan berusaha, bahkan menjadikan mereka sebagai mitra dalam menentukan penghasilan mereka sendiri.

Salam
Made Sumiarta
http://premaananda.wordpress.com
YM : made_mg | PIN : 27B59965

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

Sikap yang Konsisten

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata ku."
-----------------
Anda mungkin sudah pernah mendengar cerita ini sepertihalnya Saya, namun setiap kali saya membacanya kembali cerita ini saya mendapat hal yang berbeda.

Saya teringat seorang sahabat yang malu mempertemukan orangtuannya dengan sahabat-sahabatnya karena orangtuanya orang desa, culun dan tidak bisa membaca, padahal semasa anak-anak Ia begitu bangga dan dekat dengan orang tuanya, hanya karena Ia disekolahkan agar Ia lebih pandai, dibelikan pakaian yang bagus agar Ia bisa sama dengan teman-temannya lalu sekarang Ia menjadi malu memperlihatkan orangtuanya yang sudah menjadi lusuh dan keriput karena berkerja keras untuknya. Semoga kita bukan salah satu bagian dari cerita diatas.

Dilingkungan kerja sering juga terjadi hal yang sama, ketika pertama kali seorang karyawan diterima berkerja Ia begitu Rajin, tertib, sopan dan bersemangat tinggi, lalu Ia diberi kesempatan untuk berkembang pada jabatan yang lebih tinggi, diberi fasilitas, diberi waktu dan biaya untuk belajar, seminar, workshop dan pelatihan-pelatihan lainnya sehingga Ia menjadi orang yang diperhitungkan banyak kalangan, disisi lain karena kepintarannya, karena pengalamannya Ia menjadi sulit untuk menghargai, sulit diberi masukan, mulai melawan, mulai membangkang dan membodoh-bodohkan pemimpin yang telah memberikannya kesempatan padanya untuk berkembang. Jika kita pada posisi pemimpin dalam cerita ini bisa jadi kita IKLAS atau bisa jadi kita MENYESAL karena telah membesarkan Anak Macan.

Kita semua berhak atas segala hal yang lebih baik, namun tentunya sebagai manusia yang beragama kita perlu memperhatikan hukum-hukum, kaidah-kaidah yang ada. Tentunya kita perlu obyektif dalam penilaian, karena umumnya kita sulit menjadi obyektif ketika penilaian itu untuk diri kita sendiri.

Setiap AKIBAT pastilah diawali oleh SEBAB yang mestinya kita tanggung, seringkali kita tidak mampu menyadari, tidak mampu menemukan SEBAB atas AKIBAT yang kita terima, lalu akhirnya kita REAKTIF, MARAH, MEMBENCI, MENYALAHKAN, berpikir telah terjadi ketidakadilan, yang pada akhirnya menciptakan SEBAB baru tentu dengan AKIBAT yang baru juga, demikian seterusnya sehingga tanpa kita sadari kita telah menciptakan nasib kita sendiri bahkan mungkin takdir kita sendiri dari akumulasi SEBAB yang kita lakukan.

Sepanjang sejarah Saya membangun usaha saya jarang sekali ditipu karyawan, bahkan pada usaha yang belum tentu saya tengok setahun sekali, andaipun ada biasanya hal-hal kecil dan segera ada saja pihak yang memberi tahu. Secara pasti saya tidak tahu mengapa tapi dalam kesadaran saya, saya tidak berlaku curang pada siapapun, saya selalu mengajarkan kejujuran sebagai pondasi utama dalam berkerja dan berusaha, bahkan menjadikan mereka sebagai mitra dalam menentukan penghasilan mereka sendiri.

Salam
Made Sumiarta
http://premaananda.wordpress.com
YM : made_mg | PIN : 27B59965

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

September 05, 2011

10 Hal yang perlu diketahui

10 Hal yang Tak Akan Tuhan Tanyakan Pada Hari Akhir⁠


Kiamat, hari yang sudah pasti akan ditentukanNya pada saat yang tak seorang manusiapun bisa meramalkannya. Tahukah engkau, saat hari itu tiba, apa yang akan Ia tanyakan padamu?
1. Tuhan tak bertanya jenis kendaraan apa yang kau gunakan, Dia akan bertanya berapa banyak orang yang kau berikan tumpangan.

2. Tuhan takkan bertanya berapa luas halaman rumahmu, Ia bertanya berapa banyak orang yg kau terima dirumahmu.

3. Tuhan tidak bertanya tentang pakaian yang kau simpan dilemari, Ia bertanya berapa banyak orang yg telah kau berikan pakaian.
4. Tuhan tidak bertanya berapa besar gajimu, Ia akan bertanya apakah engkau menjual hati nuranimu untuk memperolehnya.

5. Tuhan takkan bertanya apakah pekerjaanmu, Ia akan bertanya apakah engkau menjalankan pekerjaanmu dengan kemampuaan terbaik yg kau miliki.

6. Tuhan takkan bertanya berapa banyak teman yg kau miliki, Ia akan bertanya berapa banyak orang yg mengalami bahwa engkau adalah teman.

7. Tuhan takkan bertanya dengan tetangga seperti apa engkau tinggal, Ia akan bertanya bagaimana engkau memperlakukan tetanggamu.

8. Tuhan takkan bertanya mengenai warna kulitmu, Dia akan bertanya putihkah hatimu.

9. Tuhan takkan bertanya mengapa sekian lama engkau mencari keselamatan, Dia akan dengan penuh kasih membawa engkau ke rumah surgawi, dan bukannya ke gerbang neraka.

10. Tuhan tak perlu bertanya,kepada berapa banyak orang kau teruskan pesan ini, Dia telah mengetahui keputusanmu.

Salam
Made Sumiarta
(Prema Ananda | AKMI Baturaja)
YM. : made_mg
Pin BB. : 27B59965
mobile : 08156 80 3709
0819 3177 3299
0813 90 13 8484
Phone. : +62 274 558126
email. : madeprema@gmail.com
madeprema@yahoo.co.id
http://www.premaananda.co.cc
http://www.prema-ananda.co.cc
http://www.akmi-baturaja.ac.id
http://www.ogan.co.cc
http://www.hipmikindo.co.cc
http://www.iksjogja.co.cc
facebook : http://www.facebook/made.sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

Agustus 30, 2011

Selamat Idulfitri

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

Juli 13, 2011

Renungan Kehidupan

Beberapa waktu yang lalu Saya melayat seorang sahabat yang meninggal dalam usia produktif (belum pensiun), sahabat yang begitu lekat wajah, gaya bahasa, bahasa tubuhnya dibenak Saya. Beliau memiliki serangkaian karya dan jabatan dalam instansi maupun diluar instansi namun beliau tetap rendah hati, bergaul dengan kami yang masih muda-muda ini tanpa halangan jabatan dan kehebatan yang melekat pada dirinya.
Setibanya dirumah Sahabat Saya tersebut tidak ada yang begitu istimewa, biasa-biasa saja layaknya suasana layatan ditempat-tempat lainnya yang pernah saya lihat, Sampai akhirnya Saya masuk ke tempat peti jenasah sahabat saya disemayamkan sementara. Tidak ada jeritan tangisan yang menyayat hati, namun Saya melihat wajah-wajah dengan mata lebam menahan air mata dan haru yang sangat mendalam, semua wajah tertunduk seperti menahan rasa yang sulit diungkapkan, rasa kehilangan yang sangat mendalam, Saya mengamati hampir seluruh pelayat yang kebetulan Saat itu ikut menerima (among tamu) pelayat, beberapa orang setelah keluar dari ruang jenasah langsung menghampiri Saya dan dengan akrab bercertia kenangan Beliau dengan Sahabat Saya tersebut.
Sampai pada rangkaian acara pelepasan jenasah yang akan diberangkatkan ke daerah kelahirannya yang dilepas dengan kata sambutan dari beberapa perwakilan. Dari unsur keluarga, perangkat desa dan instansi tempat beliau berkerja.
Yang. Salah satu kata sambutan/pelepasan yang disampaikan oleh pimpinan instansi tempat beliau bekerja yang membuat saya tidak mampu membendung air mata haru, setelah membacakan riwayat pekerjaan, jenjang karir dan jabatan yang pernah diemban, dengan terbata-bata karena menangis Sang Pimpinan menyampaikan kesan-kesan beliau "Saudara-Saudara, perlu Saya sampaikan, Bahwa Beliau Almarhum adalah salah seorang pemimpin sekaligus karyawan di instansi kami yang memiliki dedikasi yang tinggi, Jujur, loyal dan memiliki banyak ide-ide yang membangun serta iklas melayani, kami semua sangat kehilangan figur Beliau" Apa yang disampaikan Sang pemimpin ini bukan kata-kata penghibur atau pujian terakhir semata, karena saya melihat seluruh pelayat dari instansi tersebut tidak mampu tersenyum, Saya melihat wajah-wajah yang begitu kehilangan.
Dari cerita yang Saya dapat dari rekan-rekan yang lain bahwa instansi tersebut sudah ikut menjaga saat Beliau pertama kali masuk rumah sakit dan bahkan dengan sigap segera menyelesaikan seluruh pembayaran biaya-biaya rumah sakit, menyediakan ambulance, menyediakan mobil yang akan ikut mengiring, menyediakan semua keperluan dalam perjalanan jenasah Beliau yang membutuhkan waktu 20 Jam an dalam perjalanan termasuk mengirim perwakilan untuk turut mengiring. Luar biasa, saya membayangkan Pastilah Beliau sangat dicintai di instansi tersebut. Belum lagi dari warga sekitar dan organisasi-organisasi sosial yang Beliau ikuti berkerja otomatis tanpa komando.

Dalam keharuan Saya melihat situasi itu Saya lalu berpikir, Seandainya suatu saat tiba waktunya Saya dipanggil-NYA Apa yang akan orang kenang tentang Saya?, lalu mulailah muncul bayangan-bayangan prilaku Saya selama ini (pernah marahi si A, si B, dst), ada enggak sih kenangan baik yang dapat dikenang, diceritakan tentang Saya?.
Dari sini Saya belajar bahwa kehidupan bukan semata Uang dan keuntungan materi. Saat-saat seperti inilah menjadi penilaian apakah selama ini kita cukup baik, cukup bermanfaat untuk orang lain, cukup dihargai, cukup dibutuhkan, cukup dicintai.

Bahwa apapun yang kita lakukan, kita melakukanya untuk diri kita sendiri, kita tidak pernah melakukanya untuk orang lain. Untuk nama baik kita, untuk membuat catatan sejarah, membuat kenangan, untuk amalan baik kita, sehingga kita bisa menyandang predikat Orang tua yang baik, anak yang baik dan berbakti, suami/istri yang baik, pemimpin yang baik, karyawan yang baik, sahabat yang baik, hamba-NYA yang baik dan berbagai predikat-predikat baik yang lainnya, maka apapun yang kita lakukan, lakukanlah yang terbaik dengan kemampuan terbaik yang kita punya.

Semoga dapat menginsfirasi
Salam

Made Sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Webblog recomended http://premaananda.wordpress.com

Maret 16, 2011

12 Kata Jangan yang Positif

12 kata "Jangan" yg perlu dihindari :

1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.

2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.

3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan...

5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, †âÞi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.

6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.

7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.

9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.

10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.

12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!

" Apa yang kamu tanam itulah yg akan kamu tuai "


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Januari 30, 2011

Budaya vs Keuangan

Pada suatu hari Saya. berkesempatan ngobrol dengan seorang sahabat prihal keuangan pribadi dan Rumahtangga yang mengatakan kebutuhan hidup seolah tidak ada habisnya untuk dipenuhi, ditambah tidak adanya sisa dana yang bisa dialokasikan sebagai tabungan ataupun investasi. Lalu iseng-iseng kami berhitung dengan perumpamaan menggunakan gaji UMR Rp. 1.500.000, punya 2 anak dan 1 istri. Kami kaitkan dengan budaya yang dibangun. Bulan 1, merayakan tahun baru menghabiskan separo gaji, Bulan ke-2 anak pertama Ulang tahun "Pa...Ulang tahun ku kan Setahun sekali dirayakan yg meriah ya Pa? Ya lah" kata Papanyan anggaranya 500.000 ya, 500.000 untuk Ultha dan 1.000.000 untuk biaya hidup. Bulan ke-3, anak kedua yg Ultha dengan anggaran yg sama, Bulan ke-4 Mamanya, Bulan ke-5 Papanya. Berarti sampai dengan bulan ke-5 belum bisa menabung, Bulan ke-6 Liburan Sekolah, Bulan ke-8 masuk sekolah beli peralatan sekolah, seragam baru, Bulan ke-9 bulan puasa, Bulan ke-10 lebaran, bulan 11 bayar kontrakan, Bulan ke-12 Liburan natal dan akhir tahun. Lalu bulan apa atau bulan keberapa bisa menabung? Padahal pada prakteknya biaya-biaya diatas pasti ada yang kurang. Diperparah lagi jika kita memiliki sifat konsumtif

Banyak orang tidak menyadari hal ini, mereka hanya mengeluh gak bisa nabung, mereka tidak menyadari sedang berada pada lingkaran masalah yang sama dan hanya berbeda definisi. Apakah anda sedang berada pada masalah ini? Apa rencana anda setelah mengetahui hal tersebut?. Apakah akan meningkatkan penghasilan? Atau menekan pengeluaran? Kalau saran saya, lakukan apa yang bisa Anda lakukan sekarang, sebelum mencapai hal ideal yang Anda inginkan.

Salam
Made Sumiarta, SE


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

September 22, 2010

Cara mudah memahami definisi Marketing

ISTILAH DALAM DUNIA MARKETING

Sejumlah mahasiswa bertanya pada dosennya. Agar lebih mudah dipahami ia menjelaskannya dengan sejumlah analogi:

1. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, "Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!" Itu namanya Direct Marketing.

2. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Salah satu temanmu menghampirinya. Sambil menunjuk ke arah kamu, temanmu itu berkata, "Dia orang kaya, nikah sama dia, ya!" Itu namanya Advertising.

3. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, lalu minta nomor HP. Esok harinya kamu telepon dia dan langsung bilang, "Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!" Itu namanya Telemarketing.

4. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu merapikan diri, lalu menuangkan minuman buat dia, dan membukakan pintu buat dia. Sambil mengantarnya pulang, kamu bilang, "By the way, saya orang kaya nih. Nikah sama saya yuk!" Itu namanya Public Relations.

5. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Dia menghampiri kamu dan berkata, "Kamu orang kaya,kan? Nikah sama saya, yuk!' Itu namanya Brand Recognition.

6. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, "Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!", tapi dia malah menampar kamu. Itu namanya Customer Feedback.

7. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, "Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!", terus dia memperkenalkan kamu ke suaminya. Itu namanya Demand and Supply Gap.

8. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang apa-apa, ada pria lain datang dan langsung berkata, "Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!' Lalu sang gadis pergi dengan pria tersebut. Itu namanya Losing Market Share.

9. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang,"Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!'.... tiba-tiba istri kamu nongol! Itu namanya Barrier to new market entry :D :D :D
(Sumber : Broadcast Groups BB)


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

September 09, 2010

Strategi Perang Sun Zi

Pertama-tama saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan "Selamat merayakan kemenangan, setelah 1 bulan penuh memerangi ke-AKU-an, melatih kepekaan, meningkatkan Iman dan kesadaran diri menuju pribadi yang lebih tinggi, Semoga setelah mengikuti workshop kehidupan ini, hikmahnya dapat teraplikasi dalam kehidupan ". Segala salah dan hilaf atas perbuatan, perkataan, dan pikiran mohon dimaafkan.

Rekan-rekan sekalian, Sinergi telah memberikan wujud nyata pada hasil. Rendah hatinya para pemimpin kita telah mengangkat semangat juang team, kita patut berbahagia telah dipilihkan pemimpin yang terus mengembangkan diri sehingga telah memberikan wujud nyata dalam kehidupan kita masing-masing.
Lingkaran-lingkaran besar yang dibangun dari lingkaran-lingkaran kecil yang berada pada satu poros akan menghasilkan lingkaran besar yang sangat kuat karena didorong oleh lapisan-lapisan lingkaran yang lebih kecil sehingga tidak mudah untuk dihancurkan/digembosi karena dilindungi oleh lapisan luar/terbesar yang amat sangat kokoh yang menaungi sampai lapisan terdalamnya.

Lapisan-lapisan bagian dalam adalah kita pemimpin-pemimpin bagian/bidang sementara lapisan terluar/terbesar adalah lembaga dan top leader. Sebagai lapisan dalam, maka kita memiliki peran penting untuk memperkuat lapisan terluar/terbesar agar lapisan terluar/terbesar mampu/kuat melindungi sampai lapisan terdalam, tentunya masing-masing kita harus memahami hakekat fungsi dan peran masing-masing.

Dalam buku Pesan Rahasia Sun Zi "Strategi perang Sun Zi" salah satu bagiannya menyebutkan "Tanggung jawab terbesar seorang Jendral adalah mempelajari dan memeriksa sifat dataran secara menyeluruh" yang dapat diinterfrestasikan "Tanggungjawab terbesar kita adalah mempelajari dan memahami lingkungan kerja kita dan memeriksa syarat-syarat kesuksesan masing-masing bidang yang menjadi tanggungjawab kita"

Rekan-rekan sekalian, apapun jabatan, bidang, tugas dan tanggungjawab kita, saya rasa kita bisa sepakati bahwa targetnya adalah SUKSES menyelesaikan apa yang menjadi tanggungjawab bidang tsb, dan sebagai insan yang beriman tentu target keberadaan kita pada bidang tersebut akan mampu meningkatkan potensi terbaik bidang tersebut sebagaimana fitrah kita untuk memberikan nilai tambah dimanapun kita berada untuk menjadi golongan orang-orang yang beruntung.

Mari kita rumuskan apa saja yang menjadi tanggungjawab kita, rumuskan apa saja indikator keberhasilannya lalu berusahalah untuk mencapainya bahkan melampauinya.

Kita tidak akan pernah menjadi lingkaran yang lebih besar atau masuk pada lingkaran yang lebih besar, jika kita tidak berusaha menjadi/memberi yang terbaik pada lingkaran dimana kita berada saat ini. Sukses besar dibangun dari sukses kecil yang telah menjadi habbit

Salam
Made Sumiarta
Prema Ananda | AKMI Baturaja
http://premaananda.co.cc
http://blog.akmi-baturaja.ac.id/made

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Agustus 29, 2010

Made Sumiarta invites you to join Pinwall



Hello!
Made thinks that you might be interested in downloading Pinwall, the new mobile social network application for BlackBerry(R) users.

Where can I get Pinwall?
Here: http://getpinwall.com

Best regards,
The Pinwall Team
http://getpinwall.com

____________________________________

Like this service? Give us a hand by donating $5 USD:
http://getpinwall.com/donations


Follow us on Twitter:
http://twitter.com/pinwall


Like this application? Also try Pinvote:
http://pinvote.com

Agustus 25, 2010

Wahai Istri-Istri

WAHAI ISTRI ISTRI
Produk Inovatif

Tergelitik juga melihat Dedy Corbuzier mengubah penampilannya yang sudah dikenal publik selama bertahun tahun dengan penampilan baru yang baru saja di declare beberapa hari lalu.

Jika dulu publik mengenal dia tampil dengan polesan warna hitam disekeliling bola matanya, sekarang warna hitam itu dihilangkan. Meski goresan alis matanya tetap tajam.

Jika dulu ada rambut ala ksatria mongol, sekarang gundul klimis. Tulang pipinya dengar dengar sengaja dioperasi biar kelihatan lebih tyrus.

Dedy sangat memahami ilmu marketing. Publik bisa bosan jika dia terus tampil dengan dandanan seperti itu. Oleh karena itulah dia mengubah kemasannya, mengubah konteksnya, meski konten nya tidak berubah.

Dedy tetaplah memposisikan dirinya seorang MENTALIST. Dedy tak akan ikut ikutan Linbad yang menggigit balok kayu dengan giginya. Atau menarik truck dengan rambutnya. Bukan karena Dedy tak punya rambut, tapi karena positioning dia sebagai Mentalist. Dedy hanya mengubah penampilan luarnya saja.

Nah, dalam ilmu marketing sebuah produk yang sudah memasuki phase MATURITY (kedewasaan), sebelum jatuh ke phase DECLINE, sudah sewajarnya melakukan sebuah strategi yang dinamai PRODUK INOVATIF. Yaitu memunculkan sebuah produk baru yang berbeda dengan produk lamanya. Perubahan terkadang sangat sedikit, bisa juga agak ekstrem atau ekstrem sekali.

Yang jelas, pelajaran berharga dari kasus Dedy Corbuzier adalah bahwa sebelum terjadi decline (penurunan), sebelum konsumen meninggalkan kita dan berpaling pada produk lain, sebelum konsumen bosan dengan produk yang itu-itu saja, berubahlah .. Munculkan PRODUK INOVATIF.

Wahai istri-istri ... Saatnya ubah gaya rambut anda, cara berbusana anda, cara mengekspresikan rasa sayang anda, bau parfum anda, sebelum ...?? Sebelum kedahuluan Dedy Corbuzier, hehehe ...
(Ari Wibowo "Jin Properti")
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Agustus 13, 2010

Logo Baru Prema Ananda

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Juli 20, 2010

Ingin ku memeluk gunung apa daya istriku sedang pergi

Pemahaman saya : Organisasi layaknya seperti satu rangkaian tubuh yang masing-masing bagian diberi nama dan fungsinya, Pikiran kita adalah kendalinya, dan hati kita adalah penyeimbangnya agar apa yang dipikirkan/diputuskan oleh pikiran menjadi lebih layak atau dapat diterima oleh organ tubuh yang lain juga oleh orang lain, pikiran membuat kita tampil lebih gagah dengan kejeniusannya hati membuat kita tampil lebih elegan/berwibawa , dihargai dan dikenang dengan kebijaksanaannya, maka ketika kita mampu memadukan antara pikiran dan hati kita akan menjadi pemimpin yang legendaris, dikenang selamanya.
Ketika ada gangguan ke syaraf otak atau otak telah teninfeksi oleh sesuatu, maka akan terjadi Bad Communication yang menyebabkan organ-organ tubuh menjadi binggung, jika tidak ada usaha perbaikan, maka terjadilah kelumpuhan total (Stroke) yang menimbulkan disharmoni.

Dalam kehidupan organisasi kita sering sekali lupa betapa pentingnya peran kita masing-masing dalam menciptakan keharmonisan, kita lebih suka mencari sesuatu diluar diri kita, kita sering sekali lupa bahwa keharmonisan tercipta karena kita, karena kita yang menciptakan, keharmonisan bukan pemberian dari pihak lain. Terkadang kita juga lupa bahwa sikap reaktif kita akan kembali menghantam kita, bahwa Personal Brand Image dibangun dari Pikiran, sikap dan tindakan kita kepada orang lain. "Bawahan saya tu orangnya pelit banget, kikir, medit, Bodo, masak gitu aja gak bisa", dari sudut pandang kita, kita merasa gagah menceritakan pada orang lain, apakah demikian pandangan orang lain? Ho...ooo, kalau kata saya "ini pemimpin tidak memahami posisinya sebagai pemimpin, dia tidak tahu bahwa dia telah mencoreng namanya sendiri dengan menunjukan ketidakmampuannya memimpin, masak memimpin gitu aja gak bisa? Hahahh..... Gimana dong, ternyata penilaian orang beda ya, " MAKSUD HATI MEMELUK GUNUNG, APA DAYA ISTRIKU SEDANG PERGI" Gak nyambung blasss, sama gak nyambungnya dengan sikap pemimpin diatas, maunya kelihatan hebat dengan waton JEPLAK e malah...... Kena sendiri.

Kadang kita merasa sebagai pemimpin yang hebat, pintar, disegani, ditakuti, sudah berkerja keras, sudah memberikan segala-galanya, sudah belajar sana-sini, sudah menguasai teori ini teori itu, sehingga jika terjadi miss, kita tidak mau disalahkan, kita berusaha mencari kesalahan orang lain walau dengan hal-hal yang sangat tidak rasional..... 1 hal, sangat mudah menilai apakah kita pemimpin yang hebat, lihatlah sebesar apa organisasi yang kita pimpin? Apa perkembangan organisasi ketika kita jadi pemimpinnya? Apa nilai tambah yang kita hasilkan dari kepemimpinan kita? Temukan hal itu, jangan sampai kita kecele, sudah OMBES (omong besar) ternyata ketika dinilai tidak ada perkembangan organisasi yang kita pimpin.

Kerap kita temukan ada seseorang begitu hebat ketika memimpin perusahaan besar, namun gagal total ketika memimpin perusahaan kecil. Begitu hebat ketika memimpin perusahaan kecil namun gagal total ketika memimpin Perusahaan besar. Begitu hebat ketika berkerja diperusahaan lain, namun bangkrut ketika memimpin Perusahaan sendiri, menjadi pemimpin yang sangat hebat diluaran sana, namun bahkan gagal memimpin rumahtangganya.
Sering kali kita tidak menyadari bahwa mengemudikan bus dan mini bus berbeda perlakuannya, berbeda saat berbelok, berbeda saat mendahului, berbeda saat berhenti, berbeda saat parkir. Saat mengemudi mini bus kita adalah sopir sekaligus kondektur dan pada saat kita mengemudi bus kita hanya sebagai sopir yang dilengkapi dengan kondektur yang bisa kita perintah. Menjadi pemimpin diperusahaan besar tidak perlu sampai ke Teknis, namun memimpin perusahaan kecil kita juga harus menguasai teknis.

Sebagai pemimpin Jangan terjebak ikut menyalahkan system, manajemen, strategi, kesejahteraan karena itu adalah bagian kita, menjadi tugas kita, menjadi kewajiban kita. Jika kita ikut terjebak, Lalu apa kerja kita sebagai pemimpin...? Apakah kita pemimpin yang amanah? Apakah kita pemimpin yang bertanggungjawab?
Jika kita adalah pemimpin, belajar jadi pemimpin, berkeinginan jadi pemimpin, MARI BELAJAR PROAKTIF


Salam
Made Sumiarta
(Prema Ananda | AKMI Baturaja)
YM. : made_mg
Pin BB. : 2571CD16
mobile : 08156 80 3709
0819 3177 3299
0813 90 13 8484
Phone. : +62 274 558126
email. : made@akmi-baturaja.ac.Id
madeprema@gmail.com
madeprema@yahoo.co.id
http://www.premaananda.co.cc
http://www.prema-ananda.co.cc
http://www.akmi-baturaja.ac.id
http://www.ogan.co.cc
http://www.hipmikindo.co.cc
http://www.iksjogja.co.cc
facebook : http://www.facebook/made.sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Juli 09, 2010

Siapa Aku

Pada suatu sore saya berkesempatan ngobrol-ngobrol santai bersama saudara dan istri saya. Setelah ngobrol ngalor ngidul, saudara saya bertanya "Kenapa ya, setiap saya ketemu dengan orang itu ada rasa tidak nyaman, bawaannya pengen marah aja, hawanya panas". Lalu saya ambil timun yang ada didekat kami "ini apa namanya?, serempak menjawab TIMUN" Kenapa namanya timun? "Yaaaaa, emang dari dulu namanya TIMUN" Misalnya orang yang pertama kali menemukan ini memberi nama Singkong, kira-kira ini sekarang namanya apa? "Ya singkong lah...." Lalu saya menunjuk hidung saya Ini apa Namanya? "HIDUNGGG....." Seandainya dari dulu ini diberi nama mulut, kira-kira sekarang apa namanya? "Ya, MULUT Lah....". Jadi apa kesimpulannya? Bahwa segala sesuatu itu menjadi dikenal dengan nama tertentu karena ada yang memberi nama/label dan diperkenalkan secara terus menerus sehingga akhirnya banyak orang ikut/menyetujui nama tersebut.

Lalu apa penjelasan dari pertanyaan diatas? Kita mengenal pikiran sadar (Consius) dan pikiran bawah sadar (sub consius), pikiran sadar dapat membedakan baik dan buruk dapat menerima dan menolak, namun pikiran bawah sadar atau beberapa orang menyebutnya alam bawah sadar tidak dapat membedakan baik dan buruk, ia menerima semua yang kita sampaikan/masukan, ia seperti harddisk dalam sebuah komputer, harddisk menerima semua program/data yang kita masukan tanpa membedakan program apa yang kita masukan. Ketika kita selalu mengatakan orang itu jahat, sombong, angkuh, kita tidak suka dengan orang itu, kita benci, maka pikiran bawah sadar akan mencatatnya/memasukannya sebagai program dan setiap saat jika kita ketemu orang itu, maka pikiran bawah sadar akan memberikan warrning pada pikiran sadar dan seluruh organ kita sehingga seluruh pikiran dan organ kita bereaksi mengambil sikap masing-masing, sehingga secara total akan membentuk sikap tertentu dan tentunya sikap kita ini akan terlihat oleh orang tersebut sehingga akan mendapat tanggapan yang juga kurang lebih sama (tidak baik), ketika orang tersebut bereaksi tidak baik, maka pikiran sadar kita dan seluruh organ kita sepakat dengan warrning pikiran bawah sadar kita bahwa orang tersebut tidak baik, demikian seterusnya sehingga tidak akan pernah menjadi baik. Lalu bagaimana solusinya? Dari uraian diatas, maka pertama yang harus kita lakukan adalah merubah labelnya atau merename nama yang sudah kita catatkan pada pikiran bawah sadar tadi, sehingga bila kita ketemu dengan orang tersebut, maka pikiran bawah sadar akan memberikan informasi yang berbeda atau informasi yang positif tentang orang tersebut, sehingga pikiran sadar kita dan seluruh organ kita akan bereaksi secara positif, menunjukan sikap positif, sikap bersahabat, dan secara perlahan akan merubah dia dari sikap kita yang terlihat padanya.

Demikian halnya dengan diri kita, ketika kita selalu mengatakan bahwa kita tidak bisa, tidak mampu,pikiran bawah sadar kita akan mencatat/memprogram/memberi label, maka ketika kita menginginkan sesuatu itu atau orang lain meminta kita melakukan sesuatu, program pikiran bawah sadar kita akan aktif dan menginformasikan kepada pikiran dan seluruh organ kita bahwa kita tidak mampu/tidak bisa dan seketika itu juga pikiran dan seluruh organ kita berhenti berusaha. So... Mulailah menggunakan kata-kata positif, buatlah/masukanlah program-program positif untuk diri dan kehidupan Anda, karena setiap orang memiliki potensi yang sama, setiap orang memiliki hak yang sama untuk sukses dan bahagia.

Semoga Bermanfaat......

Salam
Made Sumiarta
(Prema Ananda | AKMI Baturaja)
YM. : made_mg
Pin BB. : 2571CD16
mobile : 08156 80 3709
0819 3177 3299
0813 90 13 8484
Phone. : +62 274 558126
email. : made@akmi-baturaja.ac.Id
madeprema@gmail.com
madeprema@yahoo.co.id
http://www.premaananda.co.cc
http://www.prema-ananda.co.cc
http://www.akmi-baturaja.ac.id
http://www.ogan.co.cc
http://www.hipmikindo.co.cc
http://www.iksjogja.co.cc
facebook : http://www.facebook/made.sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Juli 03, 2010

Sekmentasi & Target

GOYANGAN INDAH

Saat pertama kali INUL DARASTITA ngetop dengan goyang pantatnya yang sensual dan erotis itu, media heboh dan kemudian muncul istilah 'goyang ngebor'. Entah itu istilah dari media atau istilah yang diperkenalkan sendiri oleh Inul, saya kurang tahu.Tapi jika kemudian Dewi Persik dan Anisa Bahar juga memperkenalkan joget yang tetap berporos pada keindahan goyangan alias joget sebagai selling pointnya, pastilah mereka takut dianggap mengekor atau meniru niru Inul. Mereka pasti tak rela dijuluki 'goyang ngebor imitasi' atau mungkin 'goyang ngebor duplikasi'.Karena itulah mereka kemudian menamai sendiri goyangan tersebut, yaitu 'goyang gergaji' ala Dewi Persik, dan 'goyang patah patah' ala Anisa Bahar. Itu adalah POSITIONING. Mereka tak ingin semua orang bebas mengambil persepsinya masing-masing, dan menamai jenis goyangan mereka seenak udelnya, hehe ...Jadi Dewi Persik merasa perlu memunculkan istilah 'goyang gergaji' dan kemudian mengkomunikasikan serta mempublikasikan ke masyarakat, supaya masyarakat tahu bahwa jenis goyangannya beda dan memiliki nama serta keindahan tersendiri. Dewi Persik menentukan POSITIONINGnya sendiri. By : Ari Wibowo


Salam
Made Sumiarta
(Prema Ananda | AKMI Baturaja)
YM. : made_mg
Pin BB. : 2571CD16
mobile : 08156 80 3709
0819 3177 3299
0813 90 13 8484
Phone. : +62 274 558126
email. : made@akmi-baturaja.ac.Id
madeprema@gmail.com
madeprema@yahoo.co.id
http://www.premaananda.co.cc
http://www.prema-ananda.co.cc
http://www.akmi-baturaja.ac.id
http://www.ogan.co.cc
http://www.hipmikindo.co.cc
http://www.iksjogja.co.cc
facebook : http://www.facebook/made.sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sekmentasi & Target

 MERAH GENIT

Jika ada seorang eksekutif senior usia 62 thn (misalnya bernama pak ANDO), yang memiliki perusahaan besar mau membeli mobil baru , diantara 2 pilihan mobil dibawah ini, mana yang akan dia pilih??1. Merceder Benz hitam2. BMW merah metalic Saya yakin anda cenderung menebak eksekutif senior tersebut memilih Mercedez Benz. Padahal keduanya adalah sama sama mobil mewah yang harganya diatas 500 juta.Kenapa? Karena anda tahu mobil Mercedez warna hitam menampilkan kesan elegan dan prestige. Tampilan pribadi yang mapan dan matang.Kecil kemungkinannya pak Ando mau memilih mobil BMW merah, karena dia merasa mobil itu gayanya dan seleranya terlalu muda untuk dia yang sudah berusia 62 tahun. Apalagi warnanya merah menyala begitu, dia takut dibilang 'genit'. BMW (apalagi warna merah) cocoknya untuk pribadi dinamis yang eksklusif.

Jika saya adalah sales managernya mobil BMW, saya bisa mengatakan; Pak Ando sebenarnya masuk SEGMENTASI konsumen yang disasar oleh mobil BMW. Karena level sosial dan tingkat penghasilan dia masuk segmen kelas atas.Tapi pak Ando bukan TARGET yang disasar oleh mobil BMW. Karena mobil BMW lebih menyasar ke target pribadi kelas atas yang usianya lebih muda ketimbang pak Ando. BMW menyasar pribadi pribadi mapan berpenghasilan tinggi, tapi karakter dinamis dan sportifnya masih kental karena memang usianya yang belum terlalu tua. Tak heran BMW berani merilis mobil warna biru menyala atau merah menyala.

______________
Pelajaran apa yang kita petik dari uraian diatas??? SEGMENTASI dan TARGETING adalah berbeda. By : Ari Wibowo

Salam
Made Sumiarta
(Prema Ananda | AKMI Baturaja)
YM. : made_mg
Pin BB. : 2571CD16
mobile : 08156 80 3709
0819 3177 3299
0813 90 13 8484
Phone. : +62 274 558126
email. : made@akmi-baturaja.ac.Id
madeprema@gmail.com
madeprema@yahoo.co.id
http://www.premaananda.co.cc
http://www.prema-ananda.co.cc
http://www.akmi-baturaja.ac.id
http://www.ogan.co.cc
http://www.hipmikindo.co.cc
http://www.iksjogja.co.cc
facebook : http://www.facebook/made.sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Juni 28, 2010

Darimana perubahan dimulai

Mengulang cerita yang pernah saya posting, yang saya sudah lupa sumbernya, namun masih membekas dibenak saya (mungkin ada yang tahu sumber dan ceritanya lebih detail?) :

Dahulu ada seorang anak yang pada saat Dia kanak-kanak memiliki cita-cita ingin merubah Dunia. Seiring dg perjalanan waktu menginjak remaja apa yang di cita-citakannya belum mengarah kepada apa yang di cita-citakannya, maka dia menurunkan cita-citannya "nanti pada saat dewasa saya ingin merubah Negaraku". Dan pada saat dewasa cita-cita ini pun belum menunjukan ke arah pencapaian, maka pada saat dewasa Ia merubah cita-citanya "nanti jika saya berumur 30 tahun saya ingin merubah daerahku", menginjak usianya yang ke 30th cita-cita ini pun masih belum menunjukan tanda-tanda akan tercapai, maka untuk yang kesekian kalinya ia kembali merubah cita-citanya "kelak di usiaku yang ke 40th saya ingin merubah desaku", dan seperti sebelumnya cita-cita inipun hanya tinggal cita-cita. Penyesuaian pun kembali dilakukan "kelak diusia ku yang ke 50th, aku akan merubah dusunku, cerita kegagalan inipun berulang, sehingga dengan pesimis ia kembali menyesuaikan cita-citanya "jika usiaku sampai 60th, aku akan merubah keluargaku" dan inipun belum dapat dicapainya, hingga pada suatu saat, sang malaikat menghampirinya, dan sembelum dia menghembuskan napasnya yang terakhir serta masih didampingi cita-citanya yang belum pernah diwujudkan, Dia berkata lirih "Jika aku masih diberi kesempatan untuk hidup, maka aku akan merubah diriku sendiri, namun malang perpanjangan waktu yang diajukan ditolak oleh sang malaikat maut.

Rekan-rekan yang berbahagia, bersyukur kita mengetahui bahwa perubahan besar pun harus dimulai dari diri sendiri. Merubah pola pikir, merubah pola berinteraksi, merubah pola belajar, merubah pola memahami, merubah pola dalam menyikapi sesuatu. Tentu cerita ini saya sampaikan kembali bukan didasari pemikiran bahwa rekan-rekan belum mengetahui prihal ini, namun sekedar merefresh apa yang telah kita ketahui bersama.

Sebagai team leader maupun team follower, bukanlah prihal menerima namun memberi, bukan sebanyak apa yang kita terima, tapi sebanyak apa yang kita berikan, bukan seberapa banyak kita dipahami, tapi seberapa banyak kita memahami. Tentunya penilaian ini ditujukan kepada diri kita masing-masing, karena jika penilaian ini kita tujukan untuk orang lain, maka yang terjadi adalah cerita terbalik yang berujung tidak baik seperti cerita diatas.

Pasang surut organisasi kerap kali terjadi karena berkembangnya ego pribadi, karena liarnya arogansi yang berpikir kita mampu mengembangkan lembaga ini sendiri, dengan kecerdasan kita sendiri, dengan nama besar kita sendiri, dengan pengalaman kita. Kita menganggap orang lain salah dimana mungkin saja karena kamus kita yang belum lengkap.

Ijinkan saya mengajak rekan-rekan semua untuk bersinergi, saling mengisi, saling membimbing. Memberikan delegasi bagi team yang telah mampu, membimbing dan mendampingi bagi team yang belum mampu pada bidang-bidang tertentu, bukan menyalahkan namun membenarkan, bukan memarahi namun memberitahu dan mengarahkan. Jika kita tidak bisa mengajak dengan cara kita, mari kita coba merubah pola pendekatan kita.

- Apa yang siap kita rubah demi mencapai tujuan kita?

- Apa yang siap kita berikan untuk mencapai tujuan kita?

- dari diri kita, Apa yang siap kita korbankan untuk meraih cita-cita kita?.


Sukses.... Sukses.... Sukses
Semoga keberlimpahan datang dari segala sumber
Semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru

SELAMAT PAGI ........
Salam

Made Sumiarta

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Juni 10, 2010

Seni Kepemimpinan "Smart Leadership"

menurut Anderson (1988) leadership means using power to influence the thoughts and actions of others in such a way that achieve high performance. “kepemimpinan berarti menggunakan kekuatan untuk mempengaruhi pikiran dan tindakan orang lain sedemikian rupa sehingga mencapai kinerja yang tinggi”

Kepemimpinan Kaisar Tang Taizong

Suatu hari Kaisar Tang Taizong tiba di Istana Cuiwei. Beliau bertanya kepada pejabat yang menyambut,”Sejak jaman nenek moyang, meskipun banyak Kaisar dapat menaklukkan Tiongkok pusat, namun mereka gagal dalam menarik suku minoritas Rong ataupun Di untuk bergabung. Dibanding para pendahuluku, kemampuanku tidaklah seberapa, tapi saya mampu menyempurnakannya lebih baik dari mereka. Saya tidak ingin mengatakan jawabannya saat ini, namun saya ingin bertanya kepada anda sekalian untuk memberikan jawaban yang sebenarnya.”

Seluruh pejabat yang hadir menjawab,” Kebajikan Yang Mulia besar-nya bagaikan langit dan bumi, sangat sulit untuk melukiskan dengan jelas dalam beberapa kata.”

Lalu Kaisar berkata,”Bukan itu. Ada lima alasan mengapa saya dapat menyempurnakan apa yang telah saya kerjakan.

- Pertama, sejak dulu, banyak Kaisar selalu merasa iri terhadap talenta orang yang melebihinya; dilain pihak, saya sendiri menilai kemampuan orang lain sebagaimana menilai diri sendiri.

- Kedua, tidak ada orang yang sempurna, jadi saya tidak menghiraukan kekurangan orang namun menggunakan kelebihannya.

- Ketiga, ketika yang lainnya menemukan orang yang berbakat dan bijak, mereka ingin menguasainya dan mendepak orang yang kurang cakap, bahkan sampai berharap dapat mendorongnya kedalam jurang. Ketika saya bertemu seseorang yang berbakat, saya menghargainya dan kepada orang yang kurang cakap saya mengasihaninya. Dengan cara ini keduanya mendapat tempat yang semestinya.

- Keempat, sebagian besar Kaisar terdahulu tidak menyukai orang yang lurus, jujur dan vokal. Bahkan dengan diam-diam menindasnya atau terang-terangan menghukumnya. Namun dalam pemerintahan saya, pengadilan dipenuhi oleh pejabat yang lurus, dan tak ada seorangpun yang melanggarnya.

- Kelima, sejak dulu para Kaisar selalu menilai lebih tinggi wilayah Tiongkok pusat namun meremehkan suku minoritas Rong dan Di, dilain pihak saya memperlakukan mereka sejajar. Oleh karena itu mengapa mereka menghormati saya seperti orang tuanya sendiri. Inilah 5 alasan saya mengapa saya dapat menyempurnakan apa yang telah saya kerjakan saat ini.” (The Epoch Times/uti)*

Sumber : Zizhi Tongjian (Cermin Besar Panduan Memimpin), vo-lume 198, Dinasti Tang, catatan ke 14 (http://erabaru.net )

Rekan-rekan pemimpin, calon pemimpin, belajar jadi pemimpin, dan berkeinginan jadi pemimpin dimanapun Anda berada, dengan latar belakang apapun, Anda berhak dan bisa menjadi pemimpin, bahkan saat inipun kita semua adalah seorang pemimpin paling tidak pemimpin bagi diri sendiri, keluarga atau kelompok. Jiwa, sikap, prilaku dan pola pikir perlu dimiliki oleh setiap orang yang mengiginkan pencapaian tujuan.

Anda mungkin pernah melihat permainan catur, atau mungkin Anda bisa bermain catur, strategi permainan catur memang lebih sering digunakan dalam politik, mengerakan/mengorbankan biji catur untuk mencapai tujuan. Dengan itikat baik strategi permainan catur dapat diterapkan dalam kepemimpinan, bagaimana sebuah organisasi dapat meraih tujuan dengan smart, dibutuhkan kerja sama yang baik, pengikut yang baik demi tercapainya kemenangan bersama, rela menjadi Dahan, Batang, bahan Akar. Pion-pion didepan mengiring, membentuk barisan yang mengiring lawan-lawannya, mengkondisikan lawan-lawannya agar siap diserang oleh pasukan dibelakangnya (team eksekusi). Bila kita gambarkan dalam suatu organisasi, maka pion-poin tersebut adalah Satpam, Office Boy, Resepsionis, cleaning service, dll. Dan lawan-lawannya adalah customer (meskipun gambaran ini kurang begitu tepat, karena customer adalah partner, namun mempermudah memberi gambaran kita gunakan gambarkan seperti itu), maka pasukan yang didepan ini adalah bertugas mengkondisikan mental si customer agar siap diprospek dan di followup oleh team lapis berikutnya. Ketika customer datang, satpam menyambut dengan ramah (senyum, sapa, bertanya dan membantu), ketika bertemu dengan Office Boy, Office Boy pun ramah (Senyum, Sapa, membantu), berpapasan dengan cleaning service, cleaning service pun menghentikan pekerjaannya, berdiri, senyum dan sapa. Sampai diresepsionis, Resepsionis menghentikan pekerjaannya, Senyum, Berdiri, sapa, mempersilahkan dan melayani. Bisa Anda bayangkan jika anda masuk ke sebuah kantor yang kondisinya seperti ini, apa yang ada dibenak Anda? Wow… luar biasa pelayanan disini, timbul rasa nyaman, aman dan damai, sehingga timbul satu point yang bernama TRUSH (kepercayaan), jika kondisi ini sudah tercipta, maka Marketing tinggal menjelaskan produk dan closeing transaksi.

Tidak jarang terjadi pada perusahaan, antar bagian tidak mampu berkerja sama seperti itu, terkadang malah saling menjatuhkan, sikut-sikutan, semua ingin dipandang hebat, tanpa menyadari esensinya. Tanpa koordinasi yang baik, kerjasama yang manis, maka sikap seperti itu justru akan menghancurkan organisasi, siapa yang diuntungkan? Tidak ada, siapa yang dirugikan? Semuanya. “Setiap orang ingin dihargai, maka berikan perhatian Anda untuk menghargai mereka dilevel manapun mereka berada”

Sebagai seorang pemimpin tentunya kita tidak berhenti sampai pada level menyalahkan kondisi ini, tentunya kehebatan seorang pemimpin bukan menemukan teamnya melakukan kesalahan, namun menemukan teamnya melakukan hal yang benar, karena itulah fungsi seorang pemimpin, karena ada kondisi itulah, maka dibutuhkan seorang pemimpin, dan Anda layak bersyukur, karena Anda hadir untuk meramu berbagai jenis alat musik dengan nada yang berbeda sehingga menghasilkan karya musik atau karya seni yang spektakuler. “Anda tidak akan mampu mengangkat organisasi Anda dengan kehebatan, kecerdasan, popularitas Nama Anda sendiri, karena Anda sedang membangun organisasi yang rapuh, Anda sedang membangun integritas organisasi didalam integritas Anda pribadi. maka, Bangunlah integritas Organisasi”

Kita semua pastilah sering melihat group musik dan Paduan suara, adakalanya satu jenis alat musik yang mendominasi, adakalanya semua alat musik dimainkan berbarengan, sehingga suaranya indah untuk didengarkan. Coba Anda bayangkan semua pemain alat-alat musik itu tidak mengikuti aturan dan memainkan alat musiknya masing-masing semaunya, apa yang terjadi?. Fungsi sang derigen, memberi arahan, kapan nada rendah, kapan nada tinggi, kapan bermain lambat, dan kapan bermain cepat. Seorang derigen (Pemimpin) harus mampu melihat semua pemainnya, agar dapat memberi aba-aba ke semua pemain, dan seorang pemimpin harus bisa terlihat oleh semua pemain, agar aba-abanya dapat dilihat oleh semua pemain, “Seorang pemimpin ada untuk mereka”.

Dalam praktek kepemimpinan, Seorang pemimpin haruslah dapat menjaga komunikasi sampai ke level bawah, mampu meyakinkan bahwa semua team adalah penting, semua bidang adalah penting, semua bagian adalah penting, dan mereka mengetahui bahwa memang Anda sebagai pemimpin mampu menunjukan bahwa mereka semua penting dengan perhatian Anda. Untuk dapat berlaku dan bersikap seperti itu, maka seorang pemimpin harus memiliki tombol On/Off dan Volume atas egonya. Sebagai seorang pemimpin harus mampu membantu meningkatkan rasa percaya diri semua team dengan memberi kesempatan pada team untuk membuat keputusan, delegasi, dan menghargai apapun hasilnya, tentunya bila team belum mampu untuk membuat keputusan, maka pemimpin harus bersedia menjadi mentor (coaching). “Bila Anda sebagai seorang pemimpin menganggap mereka tidak penting, bagaimana dengan mereka”

Seorang pemimpin yang hebat bukan saja berhasil membuat dirinya hebat, namun yang terpenting membuat semua teamnya menjadi pribadi-pribadi yang hebat, menjadi anggota team yang hebat, karena “orang tidak perduli sehebat apa Anda, tapi sebesar apa kepedulian ada pada mereka dan apa manfaatnya untuk mereka atas kehebatan Anda”.

Selamat Menjadi Pemimpin Yang Hebat……..

Salam Sukses

Made Sumiarta

http://premaananda.co.cc

http://ogan.co.cc