<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212</id><updated>2011-12-10T23:47:24.986-08:00</updated><title type='text'>Prema Ananda</title><subtitle type='html'>Made Sumiarta, Putu Nanda, Kadek Dea, Karjilah, Komputer Murah, Motivasi, Cerita Motivasi, Cerita Cinta, Cinta, Harta, Meraih harta dengan Cinta, AKMI, Baturaja, Prema Ananda, Toko Komputer di Baturaja, anak bali, Yogya, Jogja, Toko Komputer Jogja, Komite, Perguruan TInggi, Cerita Sek, Cerita Porno, Naruto, Desain, Kaos, Wisata</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5397313280086489929</id><published>2011-12-10T23:47:00.001-08:00</published><updated>2011-12-10T23:47:25.020-08:00</updated><title type='text'>PAY IT FORWARD</title><content type='html'>BUNDA PENOLONG ABADI&lt;br&gt;PAY IT FORWARD&lt;p&gt;Saat terlintas keraguan apakah mungkin perbuatan baik yang kecil dan sederhana yang kita lakukan kepada orang lain akan mampu mempengaruhi kehidupan mereka, mungkin Film &amp;quot;PAY IT FORWARD&amp;quot; bisa menjadi pendorong yang memberikan kita semangat untuk selalu tidak jemu-jemu berbuat baik kepada orang lain.&lt;p&gt;Kisahnya bercerita tentang seorang anak umur delapan tahun bernama Trevor yang berpikir jika dia melakukan kebaikan kepada tiga orang disekitarnya, lalu jika ke tiga orang tersebut meneruskan kebaikan yang mereka terima itu dengan melakukan kepada tiga orang lainnya dan begitu seterusnya, maka dia yakin bahwa suatu saat nanti dunia ini akan dipenuhi oleh orang-orang yang saling mengasihi. Dia menamakan ide tersebut: &amp;quot;PAY IT FORWARD&amp;quot;&lt;p&gt;Singkat cerita, Trevor memutuskan bahwa tiga orang yang akan menjadi bahan eksperimen adalah mamanya sendiri (yang menjadi single parent), seorang pemuda gembel yang selalu dilihatnya dipinggir jalan dan seorang teman sekelas yang selalu diganggu oleh sekelompok anak-anak nakal.&lt;p&gt;Percobaanpun dimulai :&lt;p&gt;Trevor melihat bahwa mamanya yang sangat kesepian, tidak punya teman untuk berbagi rasa, telah menjadi pecandu minuman keras. Trevor berusaha menghentikan kecanduan mamanya dengan cara rajin mengosongkan isi botol minuman keras yang ada dirumah mereka, dia juga mengatur rencana supaya mamanya bisa berkencan dengan guru sekolah Trevor. Sang mama yang melihat perhatian si anak yang begitu besar menjadi terharu, saat sang mama mengucapkan terima kasih, Trevor berpesan kepada mamanya &amp;quot;PAY IT FORWARD, MOM&amp;quot;&lt;p&gt;Sang mama yang terkesan dengan yang dilakukan Trevor, terdorong untuk meneruskan kebaikan yang telah diterimanya itu dengan pergi kerumah ibunya (nenek si revor), hubungan mereka telah rusak selama bertahun-tahun dan mereka tidak pernah bertegur sapa, kehadiran sang putri untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan diantara mereka membuat nenek Trevor begitu terharu, saat nenek Trevor mengucapkan terima kasih, si anak berpesan :&amp;quot;PAY IT FORWARD,MOM&amp;quot;&lt;p&gt;Sang nenek yang begitu bahagia karena putrinya mau memaafkan dan menerima dirinya kembali, meneruskan kebaikan tersebut dengan menolong seorang pemuda yang sedang ketakutan karena dikejar segerombolan orang untuk bersembunyi di mobil si nenek, ketika para pengejarnya sudah pergi, si pemuda mengucapkan terima kasih, si nenek berpesan : &amp;quot;PAY IT FORWARD,SON&amp;quot;.&lt;p&gt;Si pemuda yang terkesan dengan kebaikan si nenek, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan nomor antriannya di rumah sakit kepada seorang gadis ke ci l yang sakit parah untuk lebih dulu mendapatkan perawatan, ayah si gadis ke ci l begitu berterima kasih kepada si pemuda ini, si pemuda berpesan kepada ayah si gadis ke ci l : &amp;quot;PAY IT FORWARD, SIR&amp;quot;&lt;p&gt;Ayah si gadis ke ci l yang terkesan dengan kebaikan si pemuda, terdorong meneruskan kebaikan tersebut dengan memberikan mobilnya kepada seorang wartawan TV yang mobilnya terkena kecelakaan pada saat sedang meliput suatu acara, saat si wartawan berterima kasih, ayah si gadis berpesan: &amp;quot;PAY IT FORWARD&amp;quot;&lt;p&gt;Sang wartawan yang begitu terkesan terhadap kebaikan ayah si gadis, bertekad untuk mencari tau dari mana asal muasalnya istilah &amp;quot;PAY IT FORWARD&amp;quot; tersebut, jiwa kewartawa nanny a mengajak dia untuk menelusuri mundur untuk mencari informasi mulai dari ayah si gadis, pemuda yang memberi antrian nomor rumah sakit, nenek yang memberikan tempat persembunyian, putri si nenek yang mengampuni, sampai kepada si Trevor yang mempunyai ide tersebut.&lt;p&gt;Terkesan dengan apa yang dilakukan oleh Trevor, Si wartawan mengatur agar Trevor bisa tampil di Televisi supaya banyak orang yang tergugah dengan apa yang telah dilakukan oleh anak ke ci l ini. Saat kesempatan untuk tampil di Televisi terlaksana, Trevor mengajak semua p emi rsa yang sedang melihat acara tersebut untuk BERSEDIA MEMULAI DARI DIRI MEREKA SENDIRI UNTUK MELAKUKAN KEBAIKAN KEPADA ORANG-ORANG DISEKITAR MEREKA agar dunia ini menjadi dunia yang penuh kasih.&lt;p&gt;Namun umur Trevor sangat singkat, dia ditusuk pisau saat akan menolong teman sekolahnya yang selalu diganggu oleh para berandalan, selesai penguburan Trevor, betapa terkejutnya sang Mama melihat ribuan orang tidak henti-hentinya datang dan berkumpul dihalaman rumahnya sambil meletakkan bunga dan menyalakan lilin tanda ikut berduka ci ta terhadap kematian Trevor. Trevor sendiripun sampai akhir hayatnya tidak pernah menyadari dampak yang diberikan kepada banyak orang hanya dengan melakukan kebaikan penuh kasih kepada orang lain.&lt;p&gt;Mungkinkah saat kita terkagum-kagum menikmati kebaikan Tuhan didalam hidup kita, dan kita bertanya-tanya kepada Tuhan bagaimana cara untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepadaNya, jawaban Tuhan hanya sesederhana ini: &amp;quot;PAY IT FORWARD to OTHERS around YOU (Teruskanlah itu kepada orang lain yang ada disekitarmu) &amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5397313280086489929?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5397313280086489929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5397313280086489929' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5397313280086489929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5397313280086489929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/12/pay-it-forward.html' title='PAY IT FORWARD'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-2013468339276212438</id><published>2011-09-09T02:42:00.001-07:00</published><updated>2011-09-09T02:42:07.916-07:00</updated><title type='text'>Sikap yang Konsisten</title><content type='html'>Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.&lt;br&gt;Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, &amp;quot;Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?&amp;quot; Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.&lt;p&gt;Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, &amp;quot;Sayangku, tolong jaga baik-baik mata ku.&amp;quot;&lt;br&gt;-----------------&lt;br&gt;Anda mungkin sudah pernah mendengar cerita ini sepertihalnya Saya, namun setiap kali saya membacanya kembali cerita ini saya mendapat hal yang berbeda.&lt;p&gt;Saya teringat seorang sahabat yang malu mempertemukan orangtuannya dengan sahabat-sahabatnya karena orangtuanya orang desa, culun dan tidak bisa membaca, padahal semasa anak-anak Ia begitu bangga dan dekat dengan orang tuanya, hanya karena Ia disekolahkan agar Ia lebih pandai, dibelikan pakaian yang bagus agar Ia bisa sama dengan teman-temannya lalu sekarang Ia menjadi malu memperlihatkan orangtuanya yang sudah menjadi lusuh dan keriput karena berkerja keras untuknya. Semoga kita bukan salah satu bagian dari cerita diatas. &lt;p&gt;Dilingkungan kerja sering juga terjadi hal yang sama, ketika pertama kali seorang karyawan diterima berkerja Ia begitu Rajin, tertib, sopan dan bersemangat tinggi, lalu Ia diberi kesempatan untuk berkembang pada jabatan yang lebih tinggi, diberi fasilitas, diberi waktu dan biaya untuk belajar, seminar, workshop dan pelatihan-pelatihan lainnya sehingga Ia menjadi orang yang diperhitungkan banyak kalangan, disisi lain karena kepintarannya, karena pengalamannya Ia menjadi sulit untuk menghargai, sulit diberi masukan, mulai melawan, mulai membangkang dan membodoh-bodohkan pemimpin yang telah memberikannya kesempatan padanya untuk berkembang. Jika kita pada posisi pemimpin dalam cerita ini bisa jadi kita IKLAS atau bisa jadi kita MENYESAL karena telah membesarkan Anak Macan.&lt;p&gt;Kita semua berhak atas segala hal yang lebih baik, namun tentunya sebagai manusia yang beragama kita perlu memperhatikan hukum-hukum, kaidah-kaidah yang ada. Tentunya kita perlu obyektif dalam penilaian, karena umumnya kita sulit menjadi obyektif ketika penilaian itu untuk diri kita sendiri.&lt;p&gt;Setiap AKIBAT pastilah diawali oleh SEBAB yang mestinya kita tanggung, seringkali kita tidak mampu menyadari, tidak mampu menemukan SEBAB atas AKIBAT yang kita terima, lalu akhirnya kita REAKTIF, MARAH, MEMBENCI, MENYALAHKAN, berpikir telah terjadi ketidakadilan, yang pada akhirnya menciptakan SEBAB baru tentu dengan AKIBAT yang baru juga, demikian seterusnya sehingga tanpa kita sadari kita telah menciptakan nasib kita sendiri bahkan mungkin takdir kita sendiri dari akumulasi SEBAB yang kita lakukan.&lt;p&gt;Sepanjang sejarah Saya membangun usaha saya jarang sekali ditipu karyawan, bahkan pada usaha yang belum tentu saya tengok setahun sekali, andaipun ada biasanya hal-hal kecil dan segera ada saja pihak yang memberi tahu. Secara pasti saya tidak tahu mengapa tapi dalam kesadaran saya, saya tidak berlaku curang pada siapapun, saya selalu mengajarkan kejujuran sebagai pondasi utama dalam berkerja dan berusaha, bahkan menjadikan mereka sebagai mitra dalam menentukan penghasilan mereka sendiri.&lt;p&gt;Salam&lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;&lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;YM : made_mg | PIN : 27B59965&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-2013468339276212438?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/2013468339276212438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=2013468339276212438' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2013468339276212438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2013468339276212438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/09/sikap-yang-konsisten_09.html' title='Sikap yang Konsisten'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-1014808191256088247</id><published>2011-09-09T02:41:00.001-07:00</published><updated>2011-09-09T02:41:40.378-07:00</updated><title type='text'>Sikap yang Konsisten</title><content type='html'>Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.&lt;br&gt;Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, &amp;quot;Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?&amp;quot; Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.&lt;p&gt;Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, &amp;quot;Sayangku, tolong jaga baik-baik mata ku.&amp;quot;&lt;br&gt;-----------------&lt;br&gt;Anda mungkin sudah pernah mendengar cerita ini sepertihalnya Saya, namun setiap kali saya membacanya kembali cerita ini saya mendapat hal yang berbeda.&lt;p&gt;Saya teringat seorang sahabat yang malu mempertemukan orangtuannya dengan sahabat-sahabatnya karena orangtuanya orang desa, culun dan tidak bisa membaca, padahal semasa anak-anak Ia begitu bangga dan dekat dengan orang tuanya, hanya karena Ia disekolahkan agar Ia lebih pandai, dibelikan pakaian yang bagus agar Ia bisa sama dengan teman-temannya lalu sekarang Ia menjadi malu memperlihatkan orangtuanya yang sudah menjadi lusuh dan keriput karena berkerja keras untuknya. Semoga kita bukan salah satu bagian dari cerita diatas. &lt;p&gt;Dilingkungan kerja sering juga terjadi hal yang sama, ketika pertama kali seorang karyawan diterima berkerja Ia begitu Rajin, tertib, sopan dan bersemangat tinggi, lalu Ia diberi kesempatan untuk berkembang pada jabatan yang lebih tinggi, diberi fasilitas, diberi waktu dan biaya untuk belajar, seminar, workshop dan pelatihan-pelatihan lainnya sehingga Ia menjadi orang yang diperhitungkan banyak kalangan, disisi lain karena kepintarannya, karena pengalamannya Ia menjadi sulit untuk menghargai, sulit diberi masukan, mulai melawan, mulai membangkang dan membodoh-bodohkan pemimpin yang telah memberikannya kesempatan padanya untuk berkembang. Jika kita pada posisi pemimpin dalam cerita ini bisa jadi kita IKLAS atau bisa jadi kita MENYESAL karena telah membesarkan Anak Macan.&lt;p&gt;Kita semua berhak atas segala hal yang lebih baik, namun tentunya sebagai manusia yang beragama kita perlu memperhatikan hukum-hukum, kaidah-kaidah yang ada. Tentunya kita perlu obyektif dalam penilaian, karena umumnya kita sulit menjadi obyektif ketika penilaian itu untuk diri kita sendiri.&lt;p&gt;Setiap AKIBAT pastilah diawali oleh SEBAB yang mestinya kita tanggung, seringkali kita tidak mampu menyadari, tidak mampu menemukan SEBAB atas AKIBAT yang kita terima, lalu akhirnya kita REAKTIF, MARAH, MEMBENCI, MENYALAHKAN, berpikir telah terjadi ketidakadilan, yang pada akhirnya menciptakan SEBAB baru tentu dengan AKIBAT yang baru juga, demikian seterusnya sehingga tanpa kita sadari kita telah menciptakan nasib kita sendiri bahkan mungkin takdir kita sendiri dari akumulasi SEBAB yang kita lakukan.&lt;p&gt;Sepanjang sejarah Saya membangun usaha saya jarang sekali ditipu karyawan, bahkan pada usaha yang belum tentu saya tengok setahun sekali, andaipun ada biasanya hal-hal kecil dan segera ada saja pihak yang memberi tahu. Secara pasti saya tidak tahu mengapa tapi dalam kesadaran saya, saya tidak berlaku curang pada siapapun, saya selalu mengajarkan kejujuran sebagai pondasi utama dalam berkerja dan berusaha, bahkan menjadikan mereka sebagai mitra dalam menentukan penghasilan mereka sendiri.&lt;p&gt;Salam&lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;&lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;YM : made_mg | PIN : 27B59965&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-1014808191256088247?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/1014808191256088247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=1014808191256088247' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1014808191256088247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1014808191256088247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/09/sikap-yang-konsisten.html' title='Sikap yang Konsisten'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5955019523172319343</id><published>2011-09-05T20:44:00.000-07:00</published><updated>2011-09-05T20:45:10.954-07:00</updated><title type='text'>10 Hal yang perlu diketahui</title><content type='html'>10 Hal yang Tak Akan Tuhan Tanyakan Pada Hari Akhir⁠ &lt;br&gt;&lt;br&gt;￼&lt;br&gt;Kiamat, hari yang sudah pasti akan ditentukanNya pada saat yang tak seorang manusiapun bisa meramalkannya. Tahukah engkau, saat hari itu tiba, apa yang akan Ia tanyakan padamu?&lt;br&gt;1. Tuhan tak bertanya jenis kendaraan apa yang kau gunakan, Dia akan bertanya berapa banyak orang yang kau berikan tumpangan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2. Tuhan takkan bertanya berapa luas halaman rumahmu, Ia bertanya berapa banyak orang yg kau terima dirumahmu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Tuhan tidak bertanya tentang pakaian yang kau simpan dilemari, Ia bertanya berapa banyak orang yg telah kau berikan pakaian.&lt;br&gt;4. Tuhan tidak bertanya berapa besar gajimu, Ia akan bertanya apakah engkau menjual hati nuranimu untuk memperolehnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;5. Tuhan takkan bertanya apakah pekerjaanmu, Ia akan bertanya apakah engkau menjalankan pekerjaanmu dengan kemampuaan terbaik yg kau miliki.&lt;br&gt;&lt;br&gt;6. Tuhan takkan bertanya berapa banyak teman yg kau miliki, Ia akan bertanya berapa banyak orang yg mengalami bahwa engkau adalah teman.&lt;br&gt;&lt;br&gt;7. Tuhan takkan bertanya dengan tetangga seperti apa engkau tinggal, Ia akan bertanya bagaimana engkau memperlakukan tetanggamu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;8. Tuhan takkan bertanya mengenai warna kulitmu, Dia akan bertanya putihkah hatimu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;9. Tuhan takkan bertanya mengapa sekian lama engkau mencari keselamatan, Dia akan dengan penuh kasih membawa engkau ke rumah surgawi, dan bukannya ke gerbang neraka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;10. Tuhan tak perlu bertanya,kepada berapa banyak orang kau teruskan pesan ini, Dia telah mengetahui keputusanmu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salam &lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;(Prema Ananda | AKMI Baturaja)&lt;br&gt;YM.      : made_mg&lt;br&gt;Pin BB. : 27B59965&lt;br&gt;mobile : 08156 80 3709&lt;br&gt;              0819 3177 3299&lt;br&gt;              0813 90 13 8484&lt;br&gt;Phone. : +62 274 558126&lt;br&gt;email.  : &lt;a href="mailto:madeprema@gmail.com"&gt;madeprema@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@yahoo.co.id"&gt;madeprema@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.premaananda.co.cc"&gt;http://www.premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.prema-ananda.co.cc"&gt;http://www.prema-ananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.akmi-baturaja.ac.id"&gt;http://www.akmi-baturaja.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.ogan.co.cc"&gt;http://www.ogan.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.hipmikindo.co.cc"&gt;http://www.hipmikindo.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.iksjogja.co.cc"&gt;http://www.iksjogja.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;facebook : &lt;a href="http://www.facebook/made.sumiarta"&gt;http://www.facebook/made.sumiarta&lt;/a&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5955019523172319343?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5955019523172319343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5955019523172319343' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5955019523172319343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5955019523172319343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/09/10-hal-yang-perlu-diketahui.html' title='10 Hal yang perlu diketahui'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-7530271171333981645</id><published>2011-08-30T02:06:00.000-07:00</published><updated>2011-08-30T02:18:42.700-07:00</updated><title type='text'>Selamat Idulfitri</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-i049pPa6nAg/Tlyq84vEtbI/AAAAAAAAANM/DhoB17ta5Lg/s1600/%253D%253Futf-8%253FB%253FU2VsYW1hdCBJZHVsZml0cmktYi5qcGc%253D%253F%253D-722701"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/-i049pPa6nAg/Tlyq84vEtbI/AAAAAAAAANM/DhoB17ta5Lg/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FU2VsYW1hdCBJZHVsZml0cmktYi5qcGc%253D%253F%253D-722701"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5646575995814458802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-7530271171333981645?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/7530271171333981645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=7530271171333981645' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7530271171333981645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7530271171333981645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/08/selamat-idulfitri.html' title='Selamat Idulfitri'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-i049pPa6nAg/Tlyq84vEtbI/AAAAAAAAANM/DhoB17ta5Lg/s72-c/%253D%253Futf-8%253FB%253FU2VsYW1hdCBJZHVsZml0cmktYi5qcGc%253D%253F%253D-722701' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5918799047698548262</id><published>2011-07-13T16:23:00.001-07:00</published><updated>2011-07-13T16:23:18.101-07:00</updated><title type='text'>Renungan Kehidupan</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu Saya melayat seorang sahabat yang meninggal dalam usia produktif (belum pensiun), sahabat yang begitu lekat wajah, gaya bahasa, bahasa tubuhnya dibenak Saya. Beliau memiliki serangkaian karya dan jabatan dalam instansi maupun diluar instansi namun beliau tetap rendah hati, bergaul dengan kami yang masih muda-muda ini tanpa halangan jabatan dan kehebatan yang melekat pada dirinya.&lt;br&gt;Setibanya dirumah Sahabat Saya tersebut tidak ada yang begitu istimewa, biasa-biasa saja layaknya suasana layatan ditempat-tempat lainnya yang pernah saya lihat, Sampai akhirnya Saya masuk ke tempat peti jenasah sahabat saya disemayamkan sementara. Tidak ada jeritan tangisan yang menyayat hati, namun Saya melihat wajah-wajah dengan mata lebam menahan air mata dan haru yang sangat mendalam, semua wajah tertunduk seperti menahan rasa yang sulit diungkapkan, rasa kehilangan yang sangat mendalam, Saya mengamati hampir seluruh pelayat yang kebetulan Saat itu ikut menerima (among tamu) pelayat, beberapa orang setelah keluar dari ruang jenasah langsung menghampiri Saya dan dengan akrab bercertia kenangan Beliau dengan Sahabat Saya tersebut.&lt;br&gt;Sampai pada rangkaian acara pelepasan jenasah yang akan diberangkatkan ke daerah kelahirannya yang dilepas dengan kata sambutan dari beberapa perwakilan. Dari unsur keluarga, perangkat desa dan instansi tempat beliau berkerja.&lt;br&gt;Yang. Salah satu kata sambutan/pelepasan yang disampaikan oleh pimpinan instansi tempat beliau bekerja yang membuat saya tidak mampu membendung air mata haru, setelah membacakan riwayat pekerjaan, jenjang karir dan jabatan yang pernah diemban, dengan terbata-bata karena menangis Sang Pimpinan menyampaikan kesan-kesan beliau &amp;quot;Saudara-Saudara, perlu Saya sampaikan, Bahwa Beliau Almarhum adalah salah seorang pemimpin sekaligus karyawan di instansi kami yang memiliki dedikasi yang tinggi, Jujur, loyal dan memiliki banyak ide-ide yang membangun serta iklas melayani, kami semua sangat kehilangan figur Beliau&amp;quot; Apa yang disampaikan Sang pemimpin ini bukan kata-kata penghibur atau pujian terakhir semata, karena saya melihat seluruh pelayat dari instansi tersebut tidak mampu tersenyum, Saya melihat wajah-wajah yang begitu kehilangan.&lt;br&gt;Dari cerita yang Saya dapat dari rekan-rekan yang lain bahwa instansi tersebut sudah ikut menjaga saat Beliau pertama kali masuk rumah sakit dan bahkan dengan sigap segera menyelesaikan seluruh pembayaran biaya-biaya rumah sakit, menyediakan ambulance, menyediakan mobil yang akan ikut mengiring, menyediakan semua keperluan dalam perjalanan jenasah Beliau yang membutuhkan waktu 20 Jam an dalam perjalanan termasuk mengirim perwakilan untuk turut mengiring. Luar biasa, saya membayangkan Pastilah Beliau sangat dicintai di instansi tersebut. Belum lagi dari warga sekitar dan organisasi-organisasi sosial yang Beliau ikuti berkerja otomatis tanpa komando.&lt;p&gt;Dalam keharuan Saya melihat situasi itu Saya lalu berpikir, Seandainya suatu saat tiba waktunya Saya dipanggil-NYA Apa yang akan orang kenang tentang Saya?, lalu mulailah muncul bayangan-bayangan prilaku Saya selama ini (pernah marahi si A, si B, dst), ada enggak sih kenangan baik yang dapat dikenang, diceritakan tentang Saya?.&lt;br&gt;Dari sini Saya belajar bahwa kehidupan bukan semata Uang dan keuntungan materi. Saat-saat seperti inilah menjadi penilaian apakah selama ini kita cukup baik, cukup bermanfaat untuk orang lain, cukup dihargai, cukup dibutuhkan, cukup dicintai.&lt;p&gt;Bahwa apapun yang kita lakukan, kita melakukanya untuk diri kita sendiri, kita tidak pernah melakukanya untuk orang lain. Untuk nama baik kita, untuk membuat catatan sejarah, membuat kenangan, untuk amalan baik kita, sehingga kita bisa menyandang predikat Orang tua yang baik, anak yang baik dan berbakti, suami/istri yang baik, pemimpin yang baik, karyawan yang baik, sahabat yang baik, hamba-NYA yang baik dan berbagai predikat-predikat baik yang lainnya, maka apapun yang kita lakukan, lakukanlah yang terbaik dengan kemampuan terbaik yang kita punya. &lt;p&gt;Semoga dapat menginsfirasi&lt;br&gt;Salam&lt;p&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;br&gt;Webblog recomended &lt;a href="http://premaananda.wordpress.com"&gt;http://premaananda.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5918799047698548262?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5918799047698548262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5918799047698548262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5918799047698548262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5918799047698548262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/07/renungan-kehidupan.html' title='Renungan Kehidupan'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-1154066628840454401</id><published>2011-03-16T18:18:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T18:19:12.583-07:00</updated><title type='text'>12 Kata Jangan yang Positif</title><content type='html'>12 kata &amp;quot;Jangan&amp;quot;  yg perlu dihindari : &lt;br&gt;&lt;br&gt;1. Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2. Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4. Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan...&lt;br&gt;&lt;br&gt;5. Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, †&amp;#226;&amp;#222;i pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;6. Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;7. Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;8. Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai,maka kamu akan dicintai.&lt;br&gt;&lt;br&gt;9. Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;10. Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah,maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.&lt;br&gt;&lt;br&gt;11. Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;12. Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;quot; Apa yang kamu tanam itulah yg akan kamu tuai &amp;quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-1154066628840454401?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/1154066628840454401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=1154066628840454401' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1154066628840454401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1154066628840454401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/03/12-kata-jangan-yang-positif.html' title='12 Kata Jangan yang Positif'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-9180426262772699835</id><published>2011-01-30T06:06:00.001-08:00</published><updated>2011-01-30T06:06:19.158-08:00</updated><title type='text'>Budaya vs Keuangan</title><content type='html'>Pada suatu hari Saya. berkesempatan ngobrol dengan seorang sahabat prihal keuangan pribadi dan Rumahtangga yang mengatakan kebutuhan hidup seolah tidak ada habisnya untuk dipenuhi, ditambah tidak adanya sisa dana yang bisa dialokasikan sebagai tabungan ataupun investasi. Lalu iseng-iseng kami berhitung dengan perumpamaan menggunakan gaji UMR Rp. 1.500.000, punya 2 anak dan 1 istri. Kami kaitkan dengan budaya yang dibangun. Bulan 1, merayakan tahun baru menghabiskan separo gaji, Bulan ke-2 anak pertama Ulang tahun &amp;quot;Pa...Ulang tahun ku kan  Setahun sekali dirayakan yg meriah ya Pa? Ya lah&amp;quot; kata Papanyan anggaranya 500.000 ya, 500.000 untuk Ultha dan 1.000.000 untuk biaya hidup. Bulan ke-3, anak kedua yg Ultha dengan anggaran yg sama, Bulan ke-4 Mamanya, Bulan ke-5 Papanya. Berarti sampai dengan bulan ke-5 belum bisa menabung,  Bulan ke-6 Liburan Sekolah, Bulan ke-8 masuk sekolah beli peralatan sekolah, seragam baru,  Bulan ke-9 bulan puasa, Bulan ke-10 lebaran, bulan 11 bayar kontrakan, Bulan ke-12 Liburan natal dan akhir tahun. Lalu bulan apa atau bulan keberapa bisa menabung? Padahal pada prakteknya biaya-biaya diatas pasti ada yang kurang. Diperparah lagi jika kita memiliki sifat konsumtif&lt;br&gt;&lt;br&gt;Banyak orang tidak menyadari hal ini, mereka hanya mengeluh gak bisa nabung, mereka tidak menyadari sedang berada pada lingkaran masalah yang sama dan hanya berbeda definisi. Apakah anda sedang berada pada masalah ini? Apa rencana anda setelah mengetahui hal tersebut?. Apakah akan meningkatkan penghasilan? Atau menekan pengeluaran? Kalau saran saya, lakukan apa yang bisa Anda lakukan sekarang, sebelum mencapai hal ideal yang Anda inginkan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salam&lt;br&gt;Made Sumiarta, SE&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-9180426262772699835?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/9180426262772699835/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=9180426262772699835' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/9180426262772699835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/9180426262772699835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2011/01/budaya-vs-keuangan.html' title='Budaya vs Keuangan'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-4700658659791705455</id><published>2010-09-22T20:27:00.001-07:00</published><updated>2010-09-22T20:27:38.243-07:00</updated><title type='text'>Cara mudah memahami definisi Marketing</title><content type='html'>ISTILAH DALAM DUNIA MARKETING&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah mahasiswa bertanya pada dosennya. Agar lebih mudah dipahami ia menjelaskannya dengan sejumlah analogi:&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, &amp;quot;Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!&amp;quot; Itu namanya Direct Marketing.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Salah satu temanmu menghampirinya. Sambil menunjuk ke arah kamu, temanmu itu berkata, &amp;quot;Dia orang kaya, nikah sama dia, ya!&amp;quot; Itu namanya Advertising.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, lalu minta nomor HP. Esok harinya kamu telepon dia dan langsung bilang, &amp;quot;Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!&amp;quot; Itu namanya Telemarketing.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu merapikan diri, lalu menuangkan minuman buat dia, dan membukakan pintu buat dia. Sambil mengantarnya pulang, kamu bilang, &amp;quot;By the way, saya orang kaya nih. Nikah sama saya yuk!&amp;quot; Itu namanya Public Relations.&lt;br&gt;&lt;br&gt;5. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Dia menghampiri kamu dan berkata, &amp;quot;Kamu orang kaya,kan? Nikah sama saya, yuk!&amp;#39; Itu namanya Brand Recognition.&lt;br&gt;&lt;br&gt;6. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, &amp;quot;Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!&amp;quot;, tapi dia malah menampar kamu. Itu namanya Customer Feedback.&lt;br&gt;&lt;br&gt;7. Ada gadis cantik di sebuah pesta. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, &amp;quot;Saya orang kaya. Nikah sama saya yuk!&amp;quot;, terus dia memperkenalkan kamu ke suaminya. Itu namanya Demand and Supply Gap.&lt;br&gt;&lt;br&gt;8. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang apa-apa, ada pria lain datang dan langsung berkata, &amp;quot;Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!&amp;#39; Lalu sang gadis pergi dengan pria tersebut. Itu namanya Losing Market Share.&lt;br&gt;&lt;br&gt;9. Kamu melihat gadis cantik di sebuah pesta. Kamu menghampirinya, tapi belum juga kamu sempat bilang,&amp;quot;Saya orang kaya nih. Nikah sama saya, yuk!&amp;#39;.... tiba-tiba istri kamu nongol! Itu namanya Barrier to new market entry :D :D :D&lt;br&gt;(Sumber : Broadcast Groups BB)&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-4700658659791705455?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/4700658659791705455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=4700658659791705455' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/4700658659791705455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/4700658659791705455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/09/cara-mudah-memahami-definisi-marketing.html' title='Cara mudah memahami definisi Marketing'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-2543365989046396011</id><published>2010-09-09T10:52:00.001-07:00</published><updated>2010-09-09T10:52:09.430-07:00</updated><title type='text'>Strategi Perang Sun Zi</title><content type='html'>Pertama-tama saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan &amp;quot;Selamat merayakan kemenangan, setelah 1 bulan penuh memerangi ke-AKU-an, melatih kepekaan, meningkatkan Iman dan kesadaran diri menuju pribadi yang lebih tinggi, Semoga setelah mengikuti workshop kehidupan ini,  hikmahnya dapat teraplikasi dalam kehidupan &amp;quot;. Segala salah dan hilaf atas perbuatan, perkataan, dan pikiran mohon dimaafkan.&lt;p&gt;Rekan-rekan sekalian,  Sinergi telah memberikan wujud nyata pada hasil. Rendah hatinya para pemimpin kita telah mengangkat semangat juang team, kita patut berbahagia telah dipilihkan pemimpin yang terus mengembangkan diri sehingga telah memberikan wujud nyata dalam kehidupan kita masing-masing. &lt;br&gt;Lingkaran-lingkaran besar yang dibangun dari lingkaran-lingkaran kecil yang berada pada satu poros akan menghasilkan lingkaran besar yang sangat kuat karena didorong oleh lapisan-lapisan lingkaran yang lebih kecil sehingga tidak mudah untuk dihancurkan/digembosi karena dilindungi oleh lapisan luar/terbesar yang amat sangat kokoh yang menaungi sampai lapisan terdalamnya. &lt;p&gt;Lapisan-lapisan bagian dalam adalah kita pemimpin-pemimpin bagian/bidang sementara lapisan terluar/terbesar adalah lembaga dan top leader. Sebagai lapisan dalam, maka kita memiliki peran penting untuk memperkuat lapisan terluar/terbesar agar lapisan terluar/terbesar mampu/kuat melindungi sampai lapisan terdalam, tentunya masing-masing kita harus memahami hakekat fungsi dan peran masing-masing.&lt;p&gt;Dalam buku Pesan Rahasia Sun Zi &amp;quot;Strategi perang Sun Zi&amp;quot; salah satu bagiannya menyebutkan &amp;quot;Tanggung jawab terbesar seorang Jendral adalah mempelajari dan memeriksa sifat dataran secara menyeluruh&amp;quot; yang dapat diinterfrestasikan &amp;quot;Tanggungjawab terbesar kita adalah mempelajari dan memahami lingkungan kerja kita dan memeriksa syarat-syarat kesuksesan masing-masing bidang yang menjadi tanggungjawab kita&amp;quot;&lt;p&gt;Rekan-rekan sekalian, apapun jabatan, bidang, tugas dan tanggungjawab kita, saya rasa kita bisa sepakati bahwa targetnya adalah SUKSES menyelesaikan apa yang menjadi tanggungjawab bidang tsb, dan sebagai insan yang beriman tentu target keberadaan kita pada bidang tersebut akan mampu meningkatkan potensi terbaik bidang tersebut sebagaimana fitrah kita untuk memberikan nilai tambah dimanapun kita berada untuk menjadi golongan orang-orang yang beruntung.&lt;p&gt;Mari kita rumuskan apa saja yang menjadi tanggungjawab kita, rumuskan apa saja indikator keberhasilannya lalu berusahalah untuk mencapainya bahkan melampauinya. &lt;p&gt;Kita tidak akan pernah menjadi lingkaran yang lebih besar atau masuk pada lingkaran yang lebih besar, jika kita tidak berusaha menjadi/memberi yang terbaik pada lingkaran dimana kita berada saat ini. Sukses besar dibangun dari sukses kecil yang telah menjadi habbit&lt;p&gt;Salam&lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;Prema Ananda | AKMI Baturaja&lt;br&gt;&lt;a href="http://premaananda.co.cc"&gt;http://premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://blog.akmi-baturaja.ac.id/made"&gt;http://blog.akmi-baturaja.ac.id/made&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-2543365989046396011?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/2543365989046396011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=2543365989046396011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2543365989046396011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2543365989046396011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/09/strategi-perang-sun-zi.html' title='Strategi Perang Sun Zi'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-9201600018475328124</id><published>2010-08-29T17:10:00.001-07:00</published><updated>2010-08-29T17:10:13.410-07:00</updated><title type='text'>Made Sumiarta invites you to join Pinwall</title><content type='html'>&lt;img src="http://getpinwall.com/ui/logo.email.jpg" width="250" height="75" /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Hello!&lt;br /&gt; Made thinks that you might be interested in downloading Pinwall, the new mobile social network application for BlackBerry(R) users.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Where can I get Pinwall?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; Here: http://getpinwall.com&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Best regards,&lt;br /&gt; The Pinwall Team&lt;br /&gt; &lt;a href="http://getpinwall.com"&gt;http://getpinwall.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; ____________________________________&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;small&gt;Like this service? Give us a hand by donating $5 USD:&lt;br /&gt; &lt;a href="http://getpinwall.com/donations"&gt;http://getpinwall.com/donations&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;small&gt;Follow us on Twitter:&lt;br /&gt; &lt;a href="http://twitter.com/pinwall"&gt;http://twitter.com/pinwall&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;small&gt;Like this application? Also try Pinvote:&lt;br /&gt; &lt;a href="http://pinvote.com"&gt;http://pinvote.com&lt;/a&gt;&lt;/small&gt;   &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-9201600018475328124?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/9201600018475328124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=9201600018475328124' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/9201600018475328124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/9201600018475328124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/08/made-sumiarta-invites-you-to-join.html' title='Made Sumiarta invites you to join Pinwall'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-8927709925146305034</id><published>2010-08-25T17:40:00.001-07:00</published><updated>2010-08-25T17:40:31.145-07:00</updated><title type='text'>Wahai Istri-Istri</title><content type='html'>WAHAI ISTRI ISTRI&lt;br&gt;Produk Inovatif&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tergelitik juga melihat Dedy Corbuzier mengubah penampilannya yang sudah dikenal publik selama bertahun tahun dengan penampilan baru yang baru saja di declare beberapa hari lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika dulu publik mengenal dia tampil dengan polesan warna hitam disekeliling bola matanya, sekarang warna hitam itu dihilangkan. Meski goresan alis matanya tetap tajam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika dulu ada rambut ala ksatria mongol, sekarang gundul klimis. Tulang pipinya dengar dengar sengaja dioperasi biar kelihatan lebih tyrus.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dedy sangat memahami ilmu marketing. Publik bisa bosan jika dia terus tampil dengan dandanan seperti itu. Oleh karena itulah dia mengubah kemasannya, mengubah konteksnya, meski konten nya tidak berubah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dedy tetaplah memposisikan dirinya seorang MENTALIST. Dedy tak akan ikut ikutan Linbad yang menggigit balok kayu dengan giginya. Atau menarik truck dengan rambutnya. Bukan karena Dedy tak punya rambut, tapi karena positioning dia sebagai Mentalist. Dedy hanya mengubah penampilan luarnya saja.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nah, dalam ilmu marketing sebuah produk yang sudah memasuki phase MATURITY (kedewasaan), sebelum jatuh ke phase DECLINE, sudah sewajarnya melakukan sebuah strategi yang dinamai PRODUK INOVATIF. Yaitu memunculkan sebuah produk baru yang berbeda dengan produk lamanya. Perubahan terkadang sangat sedikit, bisa juga agak ekstrem atau ekstrem sekali. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang jelas, pelajaran berharga dari kasus Dedy Corbuzier adalah bahwa sebelum terjadi decline (penurunan), sebelum konsumen meninggalkan kita dan berpaling pada produk lain, sebelum konsumen bosan dengan produk yang itu-itu saja, berubahlah .. Munculkan PRODUK INOVATIF. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Wahai istri-istri ... Saatnya ubah gaya rambut anda, cara berbusana anda, cara mengekspresikan rasa sayang anda, bau parfum anda, sebelum ...?? Sebelum kedahuluan Dedy Corbuzier, hehehe ...&lt;br&gt;(Ari Wibowo &amp;quot;Jin Properti&amp;quot;)&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-8927709925146305034?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/8927709925146305034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=8927709925146305034' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8927709925146305034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8927709925146305034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/08/wahai-istri-istri.html' title='Wahai Istri-Istri'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-8391656042133431066</id><published>2010-08-13T11:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-13T11:15:08.301-07:00</updated><title type='text'>Logo Baru Prema Ananda</title><content type='html'>&lt;p class="mobile-photo"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/TGWLrBYoJOI/AAAAAAAAAMw/yVg680MHjUU/s1600/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDIyNzAtMjAxMDA4MTMtMTczMC5qcGc%3D%3F%3D-708302"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/TGWLrBYoJOI/AAAAAAAAAMw/yVg680MHjUU/s320/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDIyNzAtMjAxMDA4MTMtMTczMC5qcGc%3D%3F%3D-708302"  border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5504959690752664802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-8391656042133431066?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/8391656042133431066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=8391656042133431066' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8391656042133431066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8391656042133431066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/08/logo-baru-prema-ananda.html' title='Logo Baru Prema Ananda'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/TGWLrBYoJOI/AAAAAAAAAMw/yVg680MHjUU/s72-c/%3D%3Futf-8%3FB%3FSU1HMDIyNzAtMjAxMDA4MTMtMTczMC5qcGc%3D%3F%3D-708302' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-3240599234166150457</id><published>2010-07-20T23:18:00.000-07:00</published><updated>2010-07-20T23:25:27.530-07:00</updated><title type='text'>Ingin ku memeluk gunung apa daya istriku sedang pergi</title><content type='html'>Pemahaman saya : Organisasi layaknya seperti satu rangkaian tubuh yang masing-masing bagian diberi nama dan fungsinya, Pikiran kita adalah kendalinya, dan hati kita adalah penyeimbangnya agar apa yang dipikirkan/diputuskan oleh pikiran menjadi lebih layak atau dapat diterima oleh organ tubuh yang lain juga oleh orang lain, pikiran membuat kita tampil lebih gagah dengan kejeniusannya hati membuat kita tampil lebih elegan/berwibawa , dihargai dan dikenang dengan kebijaksanaannya, maka ketika kita mampu memadukan antara pikiran dan hati kita akan menjadi pemimpin yang legendaris, dikenang selamanya. &lt;br&gt;Ketika ada gangguan ke syaraf otak atau otak telah teninfeksi oleh sesuatu,  maka akan terjadi Bad Communication yang menyebabkan organ-organ tubuh menjadi binggung, jika tidak ada usaha perbaikan, maka terjadilah kelumpuhan total (Stroke) yang menimbulkan disharmoni. &lt;p&gt;Dalam kehidupan organisasi kita sering sekali lupa betapa pentingnya peran kita masing-masing dalam menciptakan keharmonisan, kita lebih suka mencari sesuatu diluar diri kita, kita sering sekali lupa bahwa keharmonisan tercipta karena kita, karena kita yang menciptakan, keharmonisan bukan pemberian dari pihak lain. Terkadang kita juga lupa bahwa sikap reaktif kita akan kembali menghantam kita, bahwa Personal Brand Image dibangun dari Pikiran, sikap dan tindakan kita kepada orang lain. &amp;quot;Bawahan saya tu orangnya pelit banget, kikir, medit, Bodo, masak gitu aja gak bisa&amp;quot;, dari sudut pandang kita, kita merasa gagah menceritakan pada orang lain, apakah demikian pandangan orang lain? Ho...ooo, kalau kata saya &amp;quot;ini pemimpin tidak memahami posisinya sebagai pemimpin, dia tidak tahu bahwa dia telah mencoreng namanya sendiri dengan menunjukan ketidakmampuannya memimpin, masak memimpin gitu aja gak bisa? Hahahh..... Gimana dong, ternyata penilaian orang beda ya, &amp;quot; MAKSUD HATI MEMELUK GUNUNG, APA DAYA ISTRIKU SEDANG PERGI&amp;quot; Gak nyambung blasss, sama gak nyambungnya dengan sikap pemimpin diatas, maunya kelihatan hebat dengan waton JEPLAK e malah...... Kena sendiri. &lt;p&gt;Kadang kita merasa sebagai pemimpin yang hebat, pintar, disegani, ditakuti, sudah berkerja keras, sudah memberikan segala-galanya, sudah belajar sana-sini, sudah menguasai teori ini teori itu, sehingga jika terjadi miss, kita tidak mau disalahkan, kita berusaha mencari kesalahan orang lain walau dengan hal-hal yang sangat tidak rasional..... 1 hal, sangat mudah menilai  apakah kita pemimpin yang hebat, lihatlah sebesar apa organisasi yang kita pimpin? Apa perkembangan organisasi ketika kita jadi pemimpinnya? Apa nilai tambah yang kita hasilkan dari kepemimpinan kita? Temukan hal itu, jangan sampai kita  kecele, sudah OMBES (omong besar) ternyata ketika dinilai tidak ada perkembangan organisasi yang kita pimpin.&lt;p&gt;Kerap kita temukan ada seseorang begitu hebat ketika memimpin perusahaan besar, namun gagal total ketika memimpin perusahaan kecil. Begitu hebat ketika memimpin perusahaan kecil namun gagal total ketika memimpin Perusahaan besar. Begitu hebat ketika berkerja diperusahaan lain, namun bangkrut ketika memimpin Perusahaan sendiri, menjadi pemimpin yang sangat hebat diluaran sana, namun bahkan gagal memimpin rumahtangganya.&lt;br&gt;Sering kali kita tidak menyadari bahwa mengemudikan bus dan mini bus berbeda perlakuannya, berbeda saat berbelok, berbeda saat mendahului, berbeda saat berhenti, berbeda saat parkir. Saat mengemudi mini bus kita adalah sopir sekaligus kondektur dan pada saat kita mengemudi bus kita hanya sebagai sopir yang dilengkapi dengan kondektur yang bisa kita perintah. Menjadi pemimpin diperusahaan besar tidak perlu sampai ke Teknis, namun memimpin perusahaan kecil kita juga harus menguasai teknis.&lt;p&gt;Sebagai pemimpin Jangan terjebak ikut menyalahkan system, manajemen, strategi, kesejahteraan karena itu adalah bagian kita, menjadi tugas kita, menjadi kewajiban kita. Jika kita ikut terjebak, Lalu apa kerja kita sebagai pemimpin...? Apakah kita pemimpin yang amanah? Apakah kita pemimpin yang bertanggungjawab? &lt;br&gt;Jika kita adalah pemimpin, belajar jadi pemimpin, berkeinginan jadi pemimpin, MARI BELAJAR PROAKTIF&lt;p&gt;&lt;br&gt;Salam &lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;(Prema Ananda | AKMI Baturaja)&lt;br&gt;YM.      : made_mg&lt;br&gt;Pin BB. : 2571CD16&lt;br&gt;mobile : 08156 80 3709&lt;br&gt;              0819 3177 3299&lt;br&gt;              0813 90 13 8484&lt;br&gt;Phone. : +62 274 558126&lt;br&gt;email.  : &lt;a href="mailto:made@akmi-baturaja.ac.Id"&gt;made@akmi-baturaja.ac.Id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@gmail.com"&gt;madeprema@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@yahoo.co.id"&gt;madeprema@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.premaananda.co.cc"&gt;http://www.premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.prema-ananda.co.cc"&gt;http://www.prema-ananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.akmi-baturaja.ac.id"&gt;http://www.akmi-baturaja.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.ogan.co.cc"&gt;http://www.ogan.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.hipmikindo.co.cc"&gt;http://www.hipmikindo.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.iksjogja.co.cc"&gt;http://www.iksjogja.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;facebook : &lt;a href="http://www.facebook/made.sumiarta"&gt;http://www.facebook/made.sumiarta&lt;/a&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-3240599234166150457?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/3240599234166150457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=3240599234166150457' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3240599234166150457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3240599234166150457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/07/ingin-ku-memeluk-gunung-apa-daya.html' title='Ingin ku memeluk gunung apa daya istriku sedang pergi'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5812288860519742238</id><published>2010-07-09T10:25:00.000-07:00</published><updated>2010-07-09T10:24:41.383-07:00</updated><title type='text'>Siapa Aku</title><content type='html'>Pada suatu sore saya berkesempatan ngobrol-ngobrol santai bersama saudara dan istri saya. Setelah ngobrol ngalor ngidul, saudara saya bertanya &amp;quot;Kenapa ya, setiap saya ketemu dengan orang itu ada rasa tidak nyaman, bawaannya pengen marah aja, hawanya panas&amp;quot;. Lalu saya ambil timun yang ada didekat kami &amp;quot;ini apa namanya?, serempak menjawab TIMUN&amp;quot; Kenapa namanya timun? &amp;quot;Yaaaaa, emang dari dulu namanya TIMUN&amp;quot; Misalnya orang yang pertama kali menemukan ini memberi nama Singkong, kira-kira ini sekarang namanya apa? &amp;quot;Ya singkong lah....&amp;quot; Lalu saya menunjuk hidung saya Ini apa Namanya? &amp;quot;HIDUNGGG.....&amp;quot; Seandainya dari dulu ini diberi nama mulut, kira-kira sekarang apa namanya? &amp;quot;Ya, MULUT Lah....&amp;quot;. Jadi apa kesimpulannya? Bahwa segala sesuatu itu menjadi dikenal dengan nama tertentu karena ada yang memberi nama/label dan diperkenalkan secara terus menerus sehingga akhirnya banyak orang ikut/menyetujui nama tersebut.&lt;p&gt;Lalu apa penjelasan dari pertanyaan diatas? Kita mengenal pikiran sadar (Consius) dan pikiran bawah sadar (sub consius), pikiran sadar dapat membedakan baik dan buruk dapat menerima dan menolak, namun pikiran bawah sadar atau beberapa orang menyebutnya alam bawah sadar tidak dapat membedakan baik dan buruk, ia menerima semua yang kita sampaikan/masukan, ia seperti harddisk dalam sebuah komputer, harddisk menerima semua program/data yang kita masukan tanpa membedakan program apa yang kita masukan. Ketika kita selalu mengatakan orang itu jahat, sombong, angkuh, kita tidak suka dengan orang itu, kita benci, maka pikiran bawah sadar akan mencatatnya/memasukannya sebagai program dan setiap saat jika kita ketemu orang itu, maka pikiran bawah sadar akan memberikan warrning pada pikiran sadar dan seluruh organ kita sehingga seluruh pikiran dan organ kita bereaksi mengambil sikap masing-masing, sehingga secara total akan membentuk sikap tertentu dan tentunya sikap kita ini akan terlihat oleh orang tersebut sehingga akan mendapat tanggapan yang juga kurang lebih sama (tidak baik), ketika orang tersebut bereaksi tidak baik, maka pikiran sadar kita dan seluruh organ kita sepakat dengan warrning pikiran bawah sadar kita bahwa orang tersebut tidak baik, demikian seterusnya sehingga tidak akan pernah menjadi baik. Lalu bagaimana solusinya? Dari uraian diatas, maka pertama yang harus kita lakukan adalah merubah labelnya atau merename nama yang sudah kita catatkan pada pikiran bawah sadar tadi, sehingga bila kita ketemu dengan orang tersebut, maka pikiran bawah sadar akan memberikan informasi yang berbeda atau informasi yang positif tentang orang tersebut, sehingga pikiran sadar kita dan seluruh organ kita akan bereaksi secara positif, menunjukan sikap positif, sikap bersahabat, dan secara perlahan akan merubah dia dari sikap kita yang terlihat padanya.&lt;p&gt;Demikian halnya dengan diri kita, ketika kita selalu mengatakan bahwa kita tidak bisa, tidak mampu,pikiran bawah sadar kita akan mencatat/memprogram/memberi label, maka ketika kita menginginkan sesuatu itu atau orang lain meminta kita melakukan sesuatu, program pikiran bawah sadar kita akan aktif dan menginformasikan kepada pikiran dan seluruh organ kita bahwa kita tidak mampu/tidak bisa dan seketika itu juga pikiran dan seluruh organ kita berhenti berusaha. So... Mulailah menggunakan kata-kata positif, buatlah/masukanlah program-program positif untuk diri dan kehidupan Anda, karena setiap orang memiliki potensi yang sama, setiap orang memiliki hak yang sama untuk sukses dan bahagia.&lt;p&gt;Semoga Bermanfaat......&lt;p&gt;Salam &lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;(Prema Ananda | AKMI Baturaja)&lt;br&gt;YM.      : made_mg&lt;br&gt;Pin BB. : 2571CD16&lt;br&gt;mobile : 08156 80 3709&lt;br&gt;              0819 3177 3299&lt;br&gt;              0813 90 13 8484&lt;br&gt;Phone. : +62 274 558126&lt;br&gt;email.  : &lt;a href="mailto:made@akmi-baturaja.ac.Id"&gt;made@akmi-baturaja.ac.Id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@gmail.com"&gt;madeprema@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@yahoo.co.id"&gt;madeprema@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.premaananda.co.cc"&gt;http://www.premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.prema-ananda.co.cc"&gt;http://www.prema-ananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.akmi-baturaja.ac.id"&gt;http://www.akmi-baturaja.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.ogan.co.cc"&gt;http://www.ogan.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.hipmikindo.co.cc"&gt;http://www.hipmikindo.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.iksjogja.co.cc"&gt;http://www.iksjogja.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;facebook : &lt;a href="http://www.facebook/made.sumiarta"&gt;http://www.facebook/made.sumiarta&lt;/a&gt;&lt;br&gt;  &lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5812288860519742238?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5812288860519742238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5812288860519742238' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5812288860519742238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5812288860519742238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/07/siapa-aku.html' title='Siapa Aku'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6006717267354393962</id><published>2010-07-03T22:39:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T22:38:40.302-07:00</updated><title type='text'>Sekmentasi &amp; Target</title><content type='html'>GOYANGAN INDAH&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat pertama kali INUL DARASTITA ngetop dengan goyang pantatnya yang sensual dan erotis itu, media heboh dan kemudian muncul istilah &amp;#39;goyang ngebor&amp;#39;. Entah itu istilah dari media atau istilah yang diperkenalkan sendiri oleh Inul, saya kurang tahu.Tapi jika kemudian Dewi Persik dan Anisa Bahar juga memperkenalkan joget yang tetap berporos pada keindahan goyangan alias joget sebagai selling pointnya, pastilah mereka takut dianggap mengekor atau meniru niru Inul. Mereka pasti tak rela dijuluki &amp;#39;goyang ngebor imitasi&amp;#39; atau mungkin &amp;#39;goyang ngebor duplikasi&amp;#39;.Karena itulah mereka kemudian menamai sendiri goyangan tersebut, yaitu &amp;#39;goyang gergaji&amp;#39; ala Dewi Persik, dan &amp;#39;goyang patah patah&amp;#39; ala Anisa Bahar. Itu adalah POSITIONING. Mereka tak ingin semua orang bebas mengambil persepsinya masing-masing, dan menamai jenis goyangan mereka seenak udelnya, hehe ...Jadi Dewi Persik merasa perlu memunculkan istilah &amp;#39;goyang gergaji&amp;#39; dan kemudian mengkomunikasikan serta mempublikasikan ke masyarakat, supaya masyarakat tahu bahwa jenis goyangannya beda dan memiliki nama serta keindahan tersendiri. Dewi Persik menentukan POSITIONINGnya sendiri. By : Ari Wibowo&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salam &lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;(Prema Ananda | AKMI Baturaja)&lt;br&gt;YM.      : made_mg&lt;br&gt;Pin BB. : 2571CD16&lt;br&gt;mobile : 08156 80 3709&lt;br&gt;              0819 3177 3299&lt;br&gt;              0813 90 13 8484&lt;br&gt;Phone. : +62 274 558126&lt;br&gt;email.  : &lt;a href="mailto:made@akmi-baturaja.ac.Id"&gt;made@akmi-baturaja.ac.Id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@gmail.com"&gt;madeprema@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@yahoo.co.id"&gt;madeprema@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.premaananda.co.cc"&gt;http://www.premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.prema-ananda.co.cc"&gt;http://www.prema-ananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.akmi-baturaja.ac.id"&gt;http://www.akmi-baturaja.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.ogan.co.cc"&gt;http://www.ogan.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.hipmikindo.co.cc"&gt;http://www.hipmikindo.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.iksjogja.co.cc"&gt;http://www.iksjogja.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;facebook : &lt;a href="http://www.facebook/made.sumiarta"&gt;http://www.facebook/made.sumiarta&lt;/a&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6006717267354393962?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6006717267354393962/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6006717267354393962' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6006717267354393962'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6006717267354393962'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/07/sekmentasi-target_03.html' title='Sekmentasi &amp; Target'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-7578014568604266142</id><published>2010-07-03T22:35:00.000-07:00</published><updated>2010-07-03T22:34:29.994-07:00</updated><title type='text'>Sekmentasi &amp; Target</title><content type='html'>&amp;#160;MERAH GENIT&lt;p&gt;Jika ada seorang eksekutif senior usia 62 thn (misalnya bernama pak ANDO), yang memiliki perusahaan besar mau membeli mobil baru , diantara 2 pilihan mobil dibawah ini, mana yang akan dia pilih??1. Merceder Benz hitam2. BMW merah metalic Saya yakin anda cenderung menebak eksekutif senior tersebut memilih Mercedez Benz. Padahal keduanya adalah sama sama mobil mewah yang harganya diatas 500 juta.Kenapa? Karena anda tahu mobil Mercedez warna hitam menampilkan kesan elegan dan prestige. Tampilan pribadi yang mapan dan matang.Kecil kemungkinannya pak Ando mau memilih mobil BMW merah, karena dia merasa mobil itu gayanya dan seleranya terlalu muda untuk dia yang sudah berusia 62 tahun. Apalagi warnanya merah menyala begitu, dia takut dibilang &amp;#39;genit&amp;#39;. BMW (apalagi warna merah) cocoknya untuk pribadi dinamis yang eksklusif.&lt;p&gt;Jika saya adalah sales managernya mobil BMW, saya bisa mengatakan; Pak Ando sebenarnya masuk SEGMENTASI konsumen yang disasar oleh mobil BMW. Karena level sosial dan tingkat penghasilan dia masuk segmen kelas atas.Tapi pak Ando bukan TARGET yang disasar oleh mobil BMW. Karena mobil BMW lebih menyasar ke target pribadi kelas atas yang usianya lebih muda ketimbang pak Ando. BMW menyasar pribadi pribadi mapan berpenghasilan tinggi, tapi karakter dinamis dan sportifnya masih kental karena memang usianya yang belum terlalu tua. Tak heran BMW berani merilis mobil warna biru menyala atau merah menyala.&lt;p&gt;______________&lt;br&gt;Pelajaran apa yang kita petik dari uraian diatas??? SEGMENTASI dan TARGETING adalah berbeda. By : Ari Wibowo&lt;p&gt;Salam &lt;br&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;(Prema Ananda | AKMI Baturaja)&lt;br&gt;YM.      : made_mg&lt;br&gt;Pin BB. : 2571CD16&lt;br&gt;mobile : 08156 80 3709&lt;br&gt;              0819 3177 3299&lt;br&gt;              0813 90 13 8484&lt;br&gt;Phone. : +62 274 558126&lt;br&gt;email.  : &lt;a href="mailto:made@akmi-baturaja.ac.Id"&gt;made@akmi-baturaja.ac.Id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@gmail.com"&gt;madeprema@gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;              &lt;a href="mailto:madeprema@yahoo.co.id"&gt;madeprema@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.premaananda.co.cc"&gt;http://www.premaananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.prema-ananda.co.cc"&gt;http://www.prema-ananda.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.akmi-baturaja.ac.id"&gt;http://www.akmi-baturaja.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.ogan.co.cc"&gt;http://www.ogan.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.hipmikindo.co.cc"&gt;http://www.hipmikindo.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://www.iksjogja.co.cc"&gt;http://www.iksjogja.co.cc&lt;/a&gt;&lt;br&gt;facebook : &lt;a href="http://www.facebook/made.sumiarta"&gt;http://www.facebook/made.sumiarta&lt;/a&gt;&lt;br&gt; &lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-7578014568604266142?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/7578014568604266142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=7578014568604266142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7578014568604266142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7578014568604266142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/07/sekmentasi-target.html' title='Sekmentasi &amp; Target'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6339071704333589241</id><published>2010-06-28T19:07:00.000-07:00</published><updated>2010-06-28T19:06:01.412-07:00</updated><title type='text'>Darimana perubahan dimulai</title><content type='html'>Mengulang cerita yang pernah saya posting, yang saya sudah lupa sumbernya, namun masih membekas dibenak saya (mungkin ada yang tahu sumber dan ceritanya lebih detail?) :&lt;p&gt;Dahulu ada seorang anak yang pada saat Dia kanak-kanak memiliki cita-cita ingin merubah Dunia. Seiring dg perjalanan waktu menginjak remaja apa yang di cita-citakannya belum mengarah kepada apa yang di cita-citakannya, maka dia menurunkan cita-citannya &amp;quot;nanti pada saat dewasa saya ingin merubah Negaraku&amp;quot;. Dan pada saat dewasa cita-cita ini pun belum menunjukan ke arah pencapaian, maka pada saat dewasa Ia merubah cita-citanya &amp;quot;nanti jika saya berumur 30 tahun saya ingin merubah daerahku&amp;quot;, menginjak usianya yang ke 30th cita-cita ini pun masih belum menunjukan tanda-tanda akan tercapai, maka untuk yang kesekian kalinya ia kembali merubah cita-citanya &amp;quot;kelak di usiaku yang ke 40th saya ingin merubah desaku&amp;quot;, dan seperti sebelumnya cita-cita inipun hanya tinggal cita-cita. Penyesuaian pun kembali dilakukan &amp;quot;kelak diusia ku yang ke 50th, aku akan merubah dusunku, cerita kegagalan inipun berulang, sehingga dengan pesimis ia kembali menyesuaikan cita-citanya &amp;quot;jika usiaku sampai 60th, aku akan merubah keluargaku&amp;quot; dan inipun belum dapat dicapainya, hingga pada suatu saat, sang malaikat menghampirinya, dan sembelum dia menghembuskan napasnya yang terakhir serta masih didampingi cita-citanya yang belum pernah diwujudkan, Dia berkata lirih &amp;quot;Jika aku masih diberi kesempatan untuk hidup, maka aku akan merubah diriku sendiri, namun malang perpanjangan waktu yang diajukan ditolak oleh sang malaikat maut.&lt;p&gt;Rekan-rekan yang berbahagia, bersyukur kita mengetahui bahwa perubahan besar pun harus dimulai dari diri sendiri. Merubah pola pikir, merubah pola berinteraksi, merubah pola belajar, merubah pola memahami, merubah pola dalam menyikapi sesuatu. Tentu cerita ini saya sampaikan kembali bukan didasari pemikiran bahwa rekan-rekan belum mengetahui prihal ini, namun sekedar merefresh apa yang telah kita ketahui bersama.&lt;p&gt;Sebagai team leader maupun team follower, bukanlah prihal menerima namun memberi, bukan sebanyak apa yang kita terima, tapi sebanyak apa yang kita berikan, bukan seberapa banyak kita dipahami, tapi seberapa banyak  kita memahami. Tentunya penilaian ini ditujukan kepada diri kita masing-masing, karena jika penilaian ini kita tujukan untuk orang lain, maka yang terjadi adalah cerita terbalik yang berujung tidak baik seperti cerita diatas. &lt;p&gt;Pasang surut organisasi kerap kali terjadi karena berkembangnya ego pribadi, karena liarnya arogansi yang berpikir kita mampu mengembangkan lembaga ini sendiri, dengan kecerdasan kita sendiri, dengan nama besar kita sendiri, dengan pengalaman kita. Kita menganggap orang lain salah dimana mungkin saja karena kamus kita yang belum lengkap.&lt;p&gt; Ijinkan saya mengajak rekan-rekan semua untuk bersinergi, saling mengisi, saling membimbing. Memberikan delegasi bagi team yang telah mampu, membimbing dan mendampingi bagi team yang belum mampu pada bidang-bidang tertentu, bukan menyalahkan namun membenarkan, bukan memarahi namun memberitahu dan mengarahkan. Jika kita tidak bisa mengajak dengan cara kita, mari kita coba merubah pola pendekatan kita. &lt;p&gt;- Apa yang siap kita rubah demi mencapai tujuan kita?&lt;p&gt;- Apa yang siap kita berikan untuk mencapai tujuan kita?&lt;p&gt;- dari diri kita,  Apa yang siap kita korbankan untuk meraih cita-cita kita?.&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sukses.... Sukses.... Sukses&lt;br&gt;Semoga keberlimpahan datang dari segala sumber&lt;br&gt;Semoga pikiran yang baik datang dari segala penjuru&lt;p&gt;SELAMAT PAGI ........&lt;br&gt;Salam&lt;p&gt;Made Sumiarta&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sent from my BlackBerry&amp;#174;&lt;br&gt;powered by Sinyal Kuat INDOSAT&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6339071704333589241?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6339071704333589241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6339071704333589241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6339071704333589241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6339071704333589241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/06/darimana-perubahan-dimulai.html' title='Darimana perubahan dimulai'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-1536844351254198856</id><published>2010-06-10T04:50:00.000-07:00</published><updated>2010-06-10T04:51:25.392-07:00</updated><title type='text'>Seni Kepemimpinan "Smart Leadership"</title><content type='html'>menurut Anderson (1988) leadership means using power to influence the thoughts and actions of others in such a way that achieve high performance.  “kepemimpinan berarti menggunakan kekuatan untuk mempengaruhi pikiran dan tindakan orang lain sedemikian rupa sehingga mencapai kinerja yang tinggi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan Kaisar Tang Taizong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Kaisar Tang Taizong tiba di Istana Cuiwei. Beliau bertanya kepada pejabat yang menyambut,”Sejak jaman nenek moyang, meskipun banyak Kaisar dapat menaklukkan Tiongkok pusat, namun mereka gagal dalam menarik suku minoritas Rong ataupun Di untuk bergabung. Dibanding para pendahuluku, kemampuanku tidaklah seberapa, tapi saya mampu menyempurnakannya lebih baik dari mereka. Saya tidak ingin mengatakan jawabannya saat ini, namun saya ingin bertanya kepada anda sekalian untuk memberikan jawaban yang sebenarnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh pejabat yang hadir menjawab,” Kebajikan Yang Mulia besar-nya bagaikan langit dan bumi, sangat sulit untuk melukiskan dengan jelas dalam beberapa kata.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Kaisar berkata,”Bukan itu. Ada lima alasan mengapa saya dapat menyempurnakan apa yang telah saya kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Pertama, sejak dulu, banyak Kaisar selalu merasa iri terhadap talenta orang yang melebihinya; dilain pihak, saya sendiri menilai kemampuan orang lain sebagaimana menilai diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Kedua, tidak ada orang yang sempurna, jadi saya tidak menghiraukan kekurangan orang namun menggunakan kelebihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Ketiga, ketika yang lainnya menemukan orang yang berbakat dan bijak, mereka ingin menguasainya dan mendepak orang yang kurang cakap, bahkan sampai berharap dapat mendorongnya kedalam jurang. Ketika saya bertemu seseorang yang berbakat, saya menghargainya dan kepada orang yang kurang cakap saya mengasihaninya. Dengan cara ini keduanya mendapat tempat yang semestinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Keempat, sebagian besar Kaisar terdahulu tidak menyukai orang yang lurus, jujur dan vokal. Bahkan dengan diam-diam menindasnya atau terang-terangan menghukumnya. Namun dalam pemerintahan saya, pengadilan dipenuhi oleh pejabat yang lurus, dan tak ada seorangpun yang melanggarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-          Kelima, sejak dulu para Kaisar selalu menilai lebih tinggi wilayah Tiongkok pusat namun meremehkan suku minoritas Rong dan Di, dilain pihak saya memperlakukan mereka sejajar. Oleh karena itu mengapa mereka menghormati saya seperti orang tuanya sendiri. Inilah 5 alasan saya mengapa saya dapat menyempurnakan apa yang telah saya kerjakan saat ini.” (The Epoch Times/uti)*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Zizhi Tongjian (Cermin Besar Panduan Memimpin), vo-lume 198, Dinasti Tang, catatan ke 14 (http://erabaru.net )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-rekan pemimpin, calon pemimpin, belajar jadi pemimpin, dan berkeinginan jadi pemimpin dimanapun Anda berada, dengan latar belakang apapun, Anda berhak dan bisa menjadi pemimpin, bahkan saat inipun kita semua adalah seorang pemimpin paling tidak pemimpin bagi diri sendiri, keluarga atau kelompok. Jiwa, sikap, prilaku dan pola pikir perlu dimiliki oleh setiap orang yang mengiginkan pencapaian tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin pernah melihat permainan catur, atau mungkin Anda bisa bermain catur, strategi permainan catur memang lebih sering digunakan dalam politik, mengerakan/mengorbankan biji catur untuk mencapai tujuan. Dengan itikat baik strategi permainan catur dapat diterapkan dalam kepemimpinan, bagaimana sebuah organisasi dapat meraih tujuan dengan smart, dibutuhkan kerja sama yang baik, pengikut yang baik demi tercapainya kemenangan bersama, rela menjadi Dahan, Batang, bahan Akar. Pion-pion didepan mengiring, membentuk barisan yang mengiring lawan-lawannya, mengkondisikan lawan-lawannya agar siap diserang oleh pasukan dibelakangnya (team eksekusi). Bila kita gambarkan dalam suatu organisasi, maka pion-poin tersebut adalah Satpam, Office Boy, Resepsionis, cleaning service, dll. Dan lawan-lawannya adalah customer (meskipun gambaran ini kurang begitu tepat, karena customer adalah partner, namun mempermudah memberi gambaran kita gunakan gambarkan seperti itu), maka pasukan yang didepan ini adalah bertugas mengkondisikan mental si customer agar siap diprospek dan di followup oleh team lapis berikutnya. Ketika customer datang, satpam menyambut dengan ramah (senyum, sapa, bertanya dan membantu), ketika bertemu dengan Office Boy, Office Boy pun ramah (Senyum, Sapa, membantu), berpapasan dengan cleaning service, cleaning service pun menghentikan pekerjaannya, berdiri, senyum dan sapa. Sampai diresepsionis, Resepsionis menghentikan pekerjaannya, Senyum, Berdiri, sapa, mempersilahkan dan melayani. Bisa Anda bayangkan jika anda masuk ke sebuah kantor yang kondisinya seperti ini, apa yang ada dibenak Anda? Wow… luar biasa pelayanan disini, timbul rasa nyaman, aman dan damai, sehingga timbul satu point yang bernama TRUSH (kepercayaan), jika kondisi ini sudah tercipta, maka Marketing tinggal menjelaskan produk dan closeing transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang terjadi pada perusahaan, antar bagian tidak mampu berkerja sama seperti itu, terkadang malah saling menjatuhkan, sikut-sikutan, semua ingin dipandang hebat, tanpa menyadari esensinya. Tanpa koordinasi yang baik, kerjasama yang manis, maka sikap seperti itu justru akan menghancurkan organisasi, siapa yang diuntungkan? Tidak ada, siapa yang dirugikan? Semuanya. “Setiap orang ingin dihargai, maka berikan perhatian Anda untuk menghargai mereka dilevel manapun mereka berada”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang pemimpin tentunya kita tidak berhenti sampai pada level menyalahkan kondisi ini, tentunya kehebatan seorang pemimpin bukan menemukan teamnya melakukan kesalahan, namun menemukan teamnya melakukan hal yang benar, karena itulah fungsi seorang pemimpin, karena ada kondisi itulah, maka dibutuhkan seorang pemimpin, dan Anda layak bersyukur, karena Anda hadir untuk meramu berbagai jenis alat musik dengan nada yang berbeda sehingga menghasilkan karya musik atau karya seni yang spektakuler. “Anda tidak akan mampu mengangkat organisasi Anda dengan kehebatan, kecerdasan, popularitas Nama Anda sendiri, karena Anda sedang membangun organisasi yang rapuh, Anda sedang membangun integritas organisasi didalam integritas Anda pribadi. maka, Bangunlah integritas Organisasi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua pastilah sering melihat group musik dan Paduan suara, adakalanya satu jenis alat musik yang mendominasi, adakalanya semua alat musik dimainkan berbarengan, sehingga suaranya indah untuk didengarkan. Coba Anda bayangkan semua pemain alat-alat musik itu tidak mengikuti aturan dan memainkan alat musiknya masing-masing semaunya, apa yang terjadi?. Fungsi sang derigen, memberi arahan, kapan nada rendah, kapan nada tinggi, kapan bermain lambat, dan kapan bermain cepat. Seorang derigen (Pemimpin) harus mampu melihat semua pemainnya, agar dapat memberi aba-aba ke semua pemain, dan seorang pemimpin harus bisa terlihat oleh semua pemain, agar aba-abanya dapat dilihat oleh semua pemain, “Seorang pemimpin ada untuk mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek kepemimpinan, Seorang pemimpin haruslah dapat menjaga komunikasi sampai ke level bawah, mampu meyakinkan bahwa semua team adalah penting, semua bidang adalah penting, semua bagian adalah penting, dan mereka mengetahui bahwa memang Anda sebagai pemimpin mampu menunjukan bahwa mereka semua penting dengan perhatian Anda. Untuk dapat berlaku dan bersikap seperti itu, maka seorang pemimpin harus memiliki tombol On/Off dan Volume atas egonya. Sebagai seorang pemimpin harus mampu membantu meningkatkan rasa percaya diri semua team dengan memberi kesempatan pada team untuk membuat keputusan, delegasi, dan menghargai apapun hasilnya, tentunya bila team belum mampu untuk membuat keputusan, maka pemimpin harus bersedia menjadi mentor (coaching). “Bila Anda sebagai seorang pemimpin menganggap mereka tidak penting, bagaimana dengan mereka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemimpin yang hebat bukan saja berhasil membuat dirinya hebat, namun yang terpenting membuat semua teamnya menjadi pribadi-pribadi yang hebat, menjadi anggota team yang hebat, karena “orang tidak perduli sehebat apa Anda, tapi sebesar apa kepedulian ada pada mereka dan apa manfaatnya untuk mereka atas kehebatan Anda”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menjadi Pemimpin Yang Hebat……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Made Sumiarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://premaananda.co.cc&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://ogan.co.cc&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-1536844351254198856?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/1536844351254198856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=1536844351254198856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1536844351254198856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/1536844351254198856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/06/seni-kepemimpinan-smart-leadership.html' title='Seni Kepemimpinan &quot;Smart Leadership&quot;'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5460601116518987980</id><published>2010-06-10T04:47:00.000-07:00</published><updated>2010-06-10T04:48:41.593-07:00</updated><title type='text'>Berikan yang terbaik, dapatkan yang terbaik</title><content type='html'>Rekan-rekan yang LUAR BIASA……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang sibuk saat ini, pekerjaan menumpuk, banyak beban menghimpit, berkejar-kejaran dengan waktu dan target?, Ditengah kesibukan itu, bagaimana sikap kita sebaiknya? Mengeluh? Atau bersyukur?&lt;br /&gt;Menurut saya bila kita menginginkan yang terbaik, maka kita seharusnya bersyukur…. Kenapa? Bersyukur karena kita diberi kesempatan untuk memiliki semua tools untuk menjadi lebih kuat, lebih trampil, lebih cekatan, lebih mahir mengelola waktu, sehingga otot-otot kita terlatih dengan semua beban tersebut, syaraf-syaraf otak kita selalu berkativitas sehingga memperkecil potensi stroke dan berbagai penyakit fisik dan psikilogis. Bersyukur karena kita berada pada lingkungan yang sangat dinamis, bersyukur karena kita diberi kesempatan lebih awal untuk mengetahui banyak hal dan menguasai banyak hal, mungkin saja diluaran sana dibutuhkan banyak uban dikepala, butuh berkorban rambut untuk sampai pada kesempatan yang kita miliki sekarang…… Rasakanlah betapa kita mesti bersyukur atas karunia besar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-rekan yang pandai bersyukur…… Saya paling suka nonton film laga (jetli, jekichen, dan film-film laga cina lainnya), mungkin ada rekan-rekan yang memiliki selera yang sama. Biasanya diawal Aktor menjadi looser dengan berbagai penderitaan, penghinaan, cemoohan, dan setelah sang Aktor menemukan impiannya, menyatakan komitmennya, selanjutnya berlatih keras, hingga pada akhirnya jadi pemenang. Meskipun ini hanyalah sebuah sandiwara yang telah disusun sekenarionya oleh sang sutradara, namun telah banyak dibuktikan kebenaran oleh kebanyakan orang, perjuangan dan komitmen pada proses dan hasil akan menghasilkan buah yang manis, bahkan bukan sekedar buah namun include dengan pohon yang indah yang terus menghasilkan buah-buah yang manis sepanjang masa selagi kita mau memupuk dan merawatnya, Pohon ini adalah Jiwa dan raga kita, dengan cabang-cabang yang indah (cabang cinta kasih, cabang syukur, cabang kebahagiaan, cabang keberlimpahan), iklaskah kita menjadi pohon seperti ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekan-rekan yang telah dipenuhi aura kebahagiaan dan keberlimpahan ……….. Ijinkan saya bercerita prihal perjalanan hidup saya yang biasa-biasa saja bila dibandingkan rekan-rekan semua. Saya dilahirkan dan dibesarkan oleh keluarga petani yang sangat rendah hati disebuah pelosok desa dengan kehidupan yang seadanya layaknya seorang petani. Bangun pagi masak, sekolah berjarak 7km, datang sekolah pergi ngarit, ngurus ternah, menimba air, membersihkan halaman, dan masih segudang kegiatan fisik yang melelahkan, karena aktifitas itu berlulang dan berulang selama kurang lebih 10th, hingga timbul hayalan-hayalan yang semakin kuat hingga menjadi impian yang sangat jelas dalam pandangan dan pikiran saya, impian punya istri cantik, punya rumah sendiri, punya penghasilan diatas rata-rata, punya mobil, menyekolahkan adik-adik, dan sejuta impian lainnya, walaupun saya bukanlah pribadi yang cerdas namun tetap saya beranikan diri untuk mempertahankan impin-impian itu, dan saya semakin mantap ketika saya temukan kata-kata bijak yang pas untuk kondisi saya “Keuletan dapat mengalahkan kecerdasan” hal ini yang saya rasakan menuntun langkah-langkah saya, bertemu seorang sahabat pembelajar, ke Jogja bersama dan mulai merajut impian bersama. Tahun 1997 satu demi satu impian itu terwujud, menjadi pengusaha loundry, Pengusaha rental, bimbingan jarak jauh, jual-beli komputer yang berkembang pesat dengan cabang-cabangnya, punya motor sendiri, punya penghasilan yang cukup, punya istri cantik, bisa menyekolahkan adik-adik, bisa membantu keuangan orang tua, punya mobil, punya rumah, bisa berkumpul dan bersahabat dengan orang-orang sukses. Tentu cerita terakhir terlihat sebagai cerita yang indah dan manis, yang sebenarnya dalam perjalanannya ada bumbu-bumbu duka, kerja keras, pengorbanan, mungkin juga air mata doa. Bersyukur pada usia yang terhitung muda saya mengenal hukum sebab akibat, yang membuat saya mampu bertahan ditengah terpaan badai kehidupan yang terkadang dapat meluluhlantakan apapun, badai persahabatan, badai dunia bisnis, badai rumah tangga. Dengan sikap berani mengambil semua itu sebagai tanggungjawab kita, maka yakinlah semuanya akan berbuah manis pada waktunya, berani mengakui sebuah kesalahan sebagai kesalahan kita, maka kitalah yang akan memetik keindahaan hasilnya. Jangan pernah mengambil hak orang lain walaupun kita mampu, dan berikan hak orang lain meskipun mereka tidak meminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Pembelajar…… Ketika kita ikut memikirkan apa yang kita dapat dari apa yang kita lakukan, maka kehidupan ini mulai tampak rumit, ruwet dan sepertinya tidak bersahabat. Menurut saya lakukan saja apa yang menjadi kewajiban kita, lakukan saja apa yang seharusnya bisa kita lakukan dengan segenap potensi yang kita miliki tanpa pamrih dan keluhan, maka yakinlah Tuhan yang maha bijaksana akan memberikan apa yang menjadi bagian kita beserta bunga-bunganya, beserta bonus-bonusnya dengan sangat sempurna.&lt;br /&gt;Saya mohon ijin untuk kembali bercerita perjalanan hidup saya atas prinsif-prinsif yang saya anut…. Pada tahun 2004 bisnis yang saya bangun bersama sahabat terbaik saya harus menjalani perawatan di ICU, ini adalah kali pertamanya bisnis kami mengalami guncangan yang maha dasyat sehingga terpaksa dilakukan operasi amputasi, dengan kesepakatan yang manis, pada beberapa bidang bisnis kami, kami sepakat untuk berteduh pada payung yang berbeda, saya berteduh pada payung yang lebih kecil meskipun berada pada cuaca yang sama. Tingginya gunungan hutang yang harus saya ratakan membuat tantangan yang besar pada prinsif-prinsif yang saya anut, bersyukur saya berhasil tampil sebagai pemenang, saya gunakan seluruh pusaka yang saya miliki termasuk mengiklaskan Rumah yang menjadi tempat berteduh bagi saya, istri dan anak-anak. Dengan himpitan beban yang demikian besar kami tetap mampu mempertahankan prinsif-prinsif kami, semenjak kami berhasil melewati masa kritis itu, kami merasa buah-buah keberuntungan itu selalu tersedia untuk kami sekeluarga. percaya bahwa ada rejeki yang dititipkan Tuhan pada kita untuk orang lain, maka berikan hak mereka, jangan pernah bersikap takabur atau sombong bahwa apa yang kita dapatkan karena keberuntungan kita, karena kerja keras kita saja, sehingga menampik peran dan buah baik orang lain. Mungkin saja bibit orang lain yang dititipkan Tuhan pada lahan kita, karena orang lain tersebut belum memiliki lahan dan sekarang berbuah, sebagai pemilik lahan tentu kita berhak atas share hasilnya, namun tentunya tidak seluruhnya. Dengan pola pikir ini, maka kami merasa mendapat prioritas untuk diselamatkan lebih cepat, meskipun saat ini belum sehebat rekan-rekan semua, Rumah kami telah dikembalikanNYA, mobil kami telah diganti, dan rumahtangga kami dilengkapi dengan bunga-bunga keindahan yang menebarkan aroma wangi (setidaknya ini menurut kami), saat kami berniat menyumbang pembangunan tempat ibadah dengan segera kami diberikan tambahan sebuah sepeda motor gratis melalui undian cabutan atas pembelian mobil, ketika kami memikirkan agar karyawan kami mendapat penghasilan yang diatas rata-rata, maka segera kami diberikan profit diatas target ditengah pasar yang sedang lesu. Pertanyaannya sekarang apakah kita memiliki jiwa keberlimpahan terlebih dahulu baru akan mendapatkan keberlimpahaan? Atau kita mendapatkan keberlimpahan terlebih dahulu baru kita akan memiliki jiwa keberlimpahaan? Saya tentu tidak berhak memaksakan salah satunya untuk Anda, Pilihan terbaik ada ditangan Anda…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Jiwa Keberlimpahan&lt;br /&gt;Made Sumiarta&lt;br /&gt;http://premaananda.co.cc&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5460601116518987980?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5460601116518987980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5460601116518987980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5460601116518987980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5460601116518987980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/06/berikan-yang-terbaik-dapatkan-yang.html' title='Berikan yang terbaik, dapatkan yang terbaik'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-8932925092679560188</id><published>2010-01-21T18:48:00.000-08:00</published><updated>2010-01-21T18:49:55.110-08:00</updated><title type='text'>Pasrah atau Manja</title><content type='html'>Terkadang kita salah membedakan antara pasrah dan percaya pada kuasa Tuhan dengan  manja, malas dan tidak mau belajar. Untuk lebih mudah memahami mari kita buat satu ilustrasi yang sederhana, kita ibaratkan Dunia ini adalah meja makan yang telah tersedia berbagai hidangan lengkap dengan catatan bahan-bahannya beserta kandungannya, dimeja makan juga sudah dilengkapi dengan manual yang didalamnya berisi petunjuk, mana saja makanan dan minuman yang berbahaya untuk dimakan, mana makanan dan minuman yang baik untuk dimakan, mana makanan yang yang menyehatkan, mana makanan yang membuat kita bisa sakit, bagaimana cara makannya, alat apa yang digunakan untuk memindahkan makanan tersebut ke mangkok atau piring, alat apa saja yang digunakan untuk menyantapnya, bagaimana cara makannya, bumbunya apa saja, bagaimana etika makan bersama, dan lain sebagainya, begitu lengkap sehingga tidak ada kesalahan jika kita membaca terlebih dahulu manual tersebut, yang terjadi paling kekakuan/kikuk karena belum terlatih. Ketika kita telah duduk dikursi meja makan, Sang Pemilik Hidangan telah mempersilahkan untuk menikmati dengan terlebih dahulu Sang Pemilik hidangan mengharuskan kita untuk mempelajari manual dan catatan-catatan yang ada di meja makan tersebut agar tidak terjadi kesalahan yang akan merugikan kita sebagai penikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita kita sederhanakan kehidupan kita dan dunia ini serta Tuhan, maka Meja makan adalah Dunia, penikmat adalah Kita dan pemilik hidangan adalah Tuhan. Tuhan telah menyiapak Meja makannya (dunia ini), menyediakan Hidangan yang sangat lengkap (alam beserta isinya), menyediakan manual (Agama, kita suci, dan tuntunan kehidupan lainnya). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sering sekali kita sebagai manusia (penikmat) tidak mengindahkan apa yang diwajibkan oleh pemilik Hidangan (Tuhan) sebelum kita menikmati hidangan, kita langsung main sikat, makanan yang mengandung racun, makanan bervitamin sikat semua, bahkan yang seharusnya kita menggunakan alat tertentu pun kita tidak indahkan, yang seharusnya menggunakan alas agar tidak merusak meja tidak dilakukan sehingga meja menjadi rusak dan belepotan, lalu siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disisi lain ada yang begitu pemalu, hanya duduk pasif, tidak membaca panduan (belajar), tidak juga mengambil hidangan (tindakan), hanya menunggu sementara yang lain telah mulai membaca panduan (belajar), mulai menikmati hidangan (action), walau beberapa dari mereka melakukan kesalahan dan sang pasif ini mentertawakannya, namun dengan kegigihannya mereka akhirnya bisa menikmati berbagai hidangan sementara sang pasif ini hanya terus berdiam diri, mungkin dalam hati dia berharap sang pemilik hidangan (Tuhan) mengambilkannya dan menyuapinya, ya ampun..... Hidangan yang sudah tersedia, tinggal menikmati masih berharap disuapi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita sering sekali melihat ada orang-orang seperti ini, bahkan mungkin saja kita kadang kala termasuk didalamnya. Dunia ini sudah diciptakan dengan begitu lengkapnya, semua kebutuhan untuk kita hidup telah disediakannya, kita tinggal belajar bagaimana cara menikmatinya, bagaimana mengali, dan mengambil tindakan, mengerakan tangan, kaki, badan dan pikiran kita, Apakah kita berharap Tuhan juga melakukan semuanya? Apakah kita berharap hal tersebut atas nama "Pasrah, Nrimo, Iklas,dsb", Apakah pengertian Pasrah, Nrimo, Iklas itu hanya berharap tanpa berbuat? Atau bahkan hidup tanpa harapan sama sekali dan hanya menunggu apa yang terjadi? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri, Kredibilitas kita adalah hasil dari penilian terhadap diri kita sendiri, bukan karena orang lain, bukan karena suami, istri, anak, orang tua, teman, tetangga, dll. Pernah dengar penilaian orang seperti ini :&lt;br /&gt;"Istrinya baik sekali, tapi sayang suaminya berangasan". "Suaminya Pintar cari uang, tapi sayang istrinya boros", "anaknya rajin sholat, orang tuanya malah suka mabuk", "orang tuanya alim sekali tapi anaknya ugal-ugalan", " dia sih baik tapi temannya itu lho nyebelin", "kasian bapak yang baik itu, tinggal bersama tetangganya yang cerewet-cerewet". Saya yakin sekali kita pernah mendengar pernyataan-pernyataan seperti itu. Itu menunjukan bahwa betapapun kita punya orang tua yang baik, punya istri yang pintar, punya saudara yang pengertian, namun penilaian terhadap diri kita tetap karena perbuatan kita, tetap menjadi tanggung jawab kita sendiri, jadi jangan tunggu orang berbuat baik dulu baru kita berbuat baik,dst. Dimata Tuhan pun kita dinilai karena diri kita, amal baik atau dosa kita dihitung dari perbuatan kita bukan karena perbuatan orang lain, karena Tuhan tidak pernah salah posting (istilah akuntansi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, mari kita lakukan yang terbaik karena kita dan untuk diri kita sendiri, jangan pernah melakukan sesuatu karena orang lain karena akan timbul PAMRIH (tidak iklas), karena apapun yang kita lakukan semua dalam rangka memperbanyak rekening debet kita (rekening positif) baik untuk kepentingan horizontal maupun vertikal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dapat menginsfirasi&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Made Sumiarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-8932925092679560188?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/8932925092679560188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=8932925092679560188' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8932925092679560188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8932925092679560188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2010/01/pasrah-atau-manja.html' title='Pasrah atau Manja'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-8026382949797948073</id><published>2009-03-04T16:15:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T16:23:23.270-08:00</updated><title type='text'>Denah Lokasi Prema Ananda</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/Sa8Z_0vKWhI/AAAAAAAAAMY/VSmmffqcXS0/s1600-h/Denah+Prema+Ananda.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 248px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/Sa8Z_0vKWhI/AAAAAAAAAMY/VSmmffqcXS0/s400/Denah+Prema+Ananda.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5309491069972011538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-8026382949797948073?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/8026382949797948073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=8026382949797948073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8026382949797948073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/8026382949797948073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2009/03/denah-lokasi-prema-ananda.html' title='Denah Lokasi Prema Ananda'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/Sa8Z_0vKWhI/AAAAAAAAAMY/VSmmffqcXS0/s72-c/Denah+Prema+Ananda.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6261797224564188367</id><published>2008-11-27T16:48:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T22:27:34.262-08:00</updated><title type='text'>Mental Juara</title><content type='html'>suatu ketika saya nonton TV yang membahas tentang perawatan kuda Pacuan, menurut liputan itu biaya perawatannya mahal sekali, dan kalaupun kuda itu dijual juga mahal sekali. kuda itu begitu mendapat perhatian yang sangat spesial, kebersihan kandang terjaga, makanan terjaga dan diperhatikan gizinya, setiap waktu-waktu tertentu dicek kesehatanya, diberi vitamin, setiap pagi diajak jalan-jalan menghirup udara pagi, wow... spesial sekali, seolah-olah kuda ini tidak akan pernah merasakan penderitaan seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan lain, saya nonton pacuan kuda, saya pikir inilah perlombaan kuda-kuda mahal itu, saya mau lihat bagaimana kuda-kuda yang begitu dimanjakan itu akan bertanding?. setelah melihat beberapa saat saya kaget juga, gak terpikir oleh saya ternyata penunggangnya tega memecut kuda itu, menghentak-hentakan kaki dan tanggannya seolah memaksa kuda itu untuk berlari lebih kencang.... lebih kencang.... dan lebih kencang, dan anehnya kuda yang biasa dimanjakan itu menuruti kemauan penunggangnya, dia lari tambah kencang.... tambah kencang.....dan tambah kencang....... dan akhirnya dia jadi pemenang........... wow... ngak nyangka ya.... gimana ceritanya dia bisa begitu tangguh padahal disisi lain kuda itu begitu dimanjakan, kenapa ketika kuda itu dihentak-hentak, diteriak-teriakin.... hea...hea.... hea.. kuda itu gak marah ya? gak ngambek... gak keluar arena...gak banting penunggangnya, atau berbuat yang engak-engak.....tapi tetap fokus pada garis finish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya sih sesuai namanya "Kuda Pacu", pastilah kuda itu kuda pilihan dan sudah ditempa sehingga memiliki mental juara. kalau di andaikan dengan manusia, pastilah ini manusia-manusia pilihan, pemimpin minimal pada komunitasnya, pemimpin perusahaan, dan pemimpin-pemimpin yang lain, yang memiliki mental juara, yang siap menerima pujian dan senang menerima kritikan. pemimpin seperti ini akan selalu mencari masukan, mempelajari kelemahan kepemimpinannya, menjadikan kritik sebagai cambuk pemacu, yang terpenting buat pemimpin-pemimpin seperti ini adalah kemenangan, kesuksesan dalam kepemimpinan yang berarti kesuksesan Lembaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Pujanga "Keberanian yang sesungguhnya adalah seperti layang-layang, semakin kencang angin bertiup, semakin tinggi ia terbang", tentu bukan berarti semakin sombong dan angkuh, tapi tiupan anginlah yang akan membawanya terbang semakin tinggi, kritik, saran, masukanlah yang akan menghantarkannya menuju kesuksesan dan dekat dengan kesempurnaan kepemimpinan.selama Ia masih mau berpegang kuat pada senar/benang yang membuatnya terbang terarah, indah dan dapat dinikmati, maka Ia akan menjadi layang-layang yang diharapkan banyak orang, bukan layang-layang yang putus, terbang liar dan tidak tahu akan jatuh dimana. Demikian halnya Pemimpin, selama Ia masih mau berpegang pada Visi dan Misi, Ia akan menjadi pemimpin yang diharapkan banyak orang, yang dapat menjadi sandaran harapan semua stakeholder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuletan adalah seperti bayi yang sedang belajar berjalan, bengkit lebih banyak dibanding jatuh, maka kesuksesan adalah milik kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6261797224564188367?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6261797224564188367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6261797224564188367' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6261797224564188367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6261797224564188367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/11/mental-juara.html' title='Mental Juara'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-3997698213381499217</id><published>2008-11-26T16:20:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T16:21:26.920-08:00</updated><title type='text'>N.g.e.l.o.n.j.o.r</title><content type='html'>Selalu ada Hikmah dari sebuah kejadian, perpindahan susah dan senang dari satu tempat ke tempat lain. Naiknya market Notebook meningkatkankan penjualan pemain notebook, dan sedikit mengurangi pasar PC. Dulu ketika dollar 2.800 naik jadi 12.000, mendadak teman saya yang gak punya mobil bisa beli mobil karena Dia punya tabungan Dollar dan dia adalah salah satu orang yang mendapat keuntungan dari naiknya kurs dollar, sementara itu disisi lain puluhan pengusaha terkapar. Teman reseller saya mengatakan, dengan naiknya kurs dollar yang mengakibatkan naiknya harga barang dalam bentuk rupiah menjadi berkah baginya karena waktu kurs dollar setabil dia kalah bersaing dengan toko-toko besar yang pasang harga gila-gilaan, menjual harga yang sama kepada User dan Dealer, karena dollar naik, maka harga-harga menjadi tidak stabil dan karena harga yang tidak stabil, maka user menjadi sulit memperbandingkan harga hari ini dan besok, maka teman saya itu akhirnya bisa jualan dengan keuntungan yang lumayan. Banyak orang takut dengan gelombang, tapi tidak halnya dengan peselancar yang justru menunggu gelombang besar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sebuah kejadian akan selalu melahirkan pahlawan sekaligus pecundang, selama kita bisa bersahabat dengan lingkungan menjadikan kompetitor sebagai partner, mengurangi arogansi karena berbadan besar, mau sedikit menilik keluar melihat akibat dari kebijakan-kebijakan yang kita buat ternyata banyak makan korban, mau mengurangi umpatan, makian orang lain karena terganggu dengan strategi yang kita terapkan, maka yakinlah, layaknya orang tua bertangung jawab atas masa depan anaknya, maka demikian halnya TUHAN akan bertangung jawab atas Nasib kita, tinggal kita mau terima gak bentuk tanggung jawab Tuhan yang mungkin dalam bentuk lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setiap kejadian akan mendewasakan kita dan membuat kita lebih bijaksana, orang yang pernah jatuh akan lebih bijaksana memandang kehidupan ini. Tidak sombong pada saat berjaya, tidak kejam saat berkuasa, tidak menjadi pelupa pada orang lain saat terkenal, dan tidak memberi vonis abadi, bahwa setiap orang berhak untuk berubah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(dibaca saat melamun gak ada kerjaan, ketimbang ngelonjor “Ngelamun Jorok”)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Made Sumiarta&lt;br /&gt;http://prema-ananda.co.cc&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-3997698213381499217?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/3997698213381499217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=3997698213381499217' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3997698213381499217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3997698213381499217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/11/ngelonjor.html' title='N.g.e.l.o.n.j.o.r'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5936215886057413813</id><published>2008-10-16T19:09:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T03:28:55.999-07:00</updated><title type='text'>Lakukan yang terbaik untuk Hidupmu</title><content type='html'>Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan kontruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada si tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu. Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia Cuma menggunakan bahan-bahan sekedarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri karirnya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pemilik perusahan itu datang melihat rumah yang dimintainya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. “Ini adalah rumahmu“ katanya ”hadiah dari kami”. Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesal. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri&lt;br /&gt;*************&lt;br /&gt;Rekan-rekan sekalian, dalam kehidupan nyata banyak kita temukan hal senada, misalnya didunia dagang, ada yang menjual daging ayam mati, kenapa mereka menjualnya, karena toh yang makan bukan dia, Bakso yang dicampur daging tikus, hiii.... dengarnya aja sudah bikin mual, lalu kenapa orang tega menjualnya, mungkin jawabanya ya sama... karena toh yang makan bukan mereka, coba tanyakan kepada mereka yang menjual bakso yang dicampur daging tikus apakah mereka juga makan bakso itu? saya rasa jawabanya sudah pasti tidak.&lt;br /&gt;Hal ini mungkin bisa menjadi satu bukti, bahwa tidak ada yang lebih peduli akan kehidupan/masa depan kita selain kita sendiri, atau sebaliknya "kita hanya tertarik pada diri kita sendiri, kita tertarik kalau berbicara prestasi kita, kehebatan kita, masa depan kita, bahkan pendapat kita sangat dipengaruhi oleh kepentingan kita, pengetahuan kita, dan hal-hal lain yang terkait dengan diri kita.&lt;br /&gt;************&lt;br /&gt;Karyawan menginginkan hasil yang terbaik dengan usaha yang minim, demikian juga bos. sehingga muncullah konflik yang pada akhirnya menurunkan kinerja personal maupun lembaga.lalu mata rantai itu berputar terbalik, lembaga tidak untung, sehingga tidak mampu memberikan yang terbaik untuk karyawan terlebih pada pemilik, lalu siapa yang paling dirugikan dalam hal ini? kalau kita tanya ke masing-masing pihak pastilah mereka yang mengaku paling dirugikan, itu artinya semua pihak akan dirugikan, apa penyebab hal ini, jawaban yang pasti adalah karena salah memberi beban nilai pada hak dan kewajiban&lt;br /&gt;************&lt;br /&gt;Apa kewajiban dan hak Karyawan? apa kewajiban dan hak lambaga (Bos)? hal ini tentunya sudah dibicarakan sebelum terjadinya ikatan kontrak kerja, namun secara umum kewajiban karyawan adalah memberikan kinerja yang terbaik, hak karyawan adalah menerima yang terbaik sesuai dengan kapasitasnya. lalu kewajiban lembaga adalah memberikan konpensasi yang terbaik, dan haknya adalah menerima yang terbaik dari karyawan sesuai dengan kapasitas yang diberikan.&lt;br /&gt;Jika sekarang kedua belah pihak melupakan haknya dan sama-sama mengedepankan kewajibannya bukankah semua pihak  akan menerima hak secara otomatis. &lt;br /&gt;************&lt;br /&gt;Pada Prakteknya banyak pihak saling menunggu untuk memberikan yang terbaik, lembaga menunggu kinerja terbaik karyawan dan karyawan menunggu konpensasi terbaik dari lembaganya. namun secara statistik kita semua harus sadari, bahwa jumlah lembaga yang tersedia dimuka bumi ini dengan jumlah pencari kerja (karyawan) yang ada, jumlahnya sangat jauh berbeda, jumlah pencari kerja jumlahnya ribuan kali lipat dibanding jumlah lembaga/perusahaan yang ada, dengan demikian tentunya perusahaan/lembaga lebih punya banyak pilihan untuk memilih karyawan yang terbaik.&lt;br /&gt;************&lt;br /&gt;Terlepas dari semua hal diatas, pada hakekatnya kita terlahir ke dunia ini untuk berbuat/ karma, sehingga kita mendapatkan hasil atas perbuatan kita atau atas apa yang kita perbuat (Pala). apapun yang kita lakukan pada dasarnya untuk kita sendiri, untuk kehidupan kita, untuk amalan kita, walaupun sepertinya kita melakukannya untuk orang lain, tapi sebenarnya akan kembali berpulang pada kita. misalnya kita memberi makan seorang anak gelandangan, sepertinya apa yang kita lakukan tadi untuk orang lain, tapi pada dasarnya kita berbuat itu semua untuk diri kita sendiri, untuk membangun citra tentang siapa kita (kita orang baik), kita orang yang pengasih, untuk mendengar ucapan terimakasih yang tulus yang membahagiakan hati kita. dan jika kita percaya pada keberuntungan, keberkatan, kebahagiaan dunia akhirat, surga, maka untuk itulah kita melakukannya.&lt;br /&gt;Demikian halnya dalam dunia kerja, kita melakukan pekerjaan dengan baik, jujur dan berprestasi, kita berpikir kita melakukannya semata-mata hanya untuk menguntungkan perusahaan, sehingga kita &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MINTA&lt;/span&gt; untuk dihargai. Padahal apa yang kita lakukan adalah untuk diri kita sendiri, untuk membangun citra kita dimata lembaga, masyarakat terlebih di mata TUHAN. Perkataan kita, sikap, perbuatan, pola pikir kita akan mencitrakan tentang siapa kita, kita ingin dikenal dengan citra seperti apa. apakah kita ingin dikenal sebagai orang yang menyenangkan, orang yang tulus (tidak itungan), orang yang cerdas, orang yang bisa dipercaya, orang yang bisa diberi tanggungjawab, atau kita ingin dikenal sebagai orang yang tidak performance, sulit diajak kerja sama, keras kepala, berbahaya. semua itu sangat bergantung bagaimana kita mencitrakan diri kita. Hanya orang yang peduli pada nasibnyalah yang akan peduli pada orang lain dan lingkungannya.&lt;br /&gt;*************&lt;br /&gt;Kita semua tentunya pernah menjadi orang yang ikut menentukan apakah seseorang layak menjadi rekan kerja kita, menjadi pemimpin kita, dsb. misalnya kita mungkin pernah ikut dalam pemilihan kepala desa, tentunya kita punya kreteria sebelum menentukan pilihan. ternyata demikian halnya didalam sebuah lembaga, untuk penentuan kenaikan Gaji, kenaikan Jabatan, pemberian penghargaan, lembaga akan menilai dari berbagai aspek, baik aspek pribadi maupun aspek profesional. apapun yang kita lakukan akan akan menjadi buah untuk diri kita. semua yang ada diluar diri kita adalah cermin untuk kita, ia memantulkan bahkan gerakan sekecil apapun yang kita lakukan, jika kita menjulurkan lidah kita, maka itu yang akan kita lihat dihadapan kita, jika kita mencaci, maka itu yang akan kita dengar, jika kita memuji maka pujianlah yang kita dengar, jika kita menghargai, maka penghargaanlah yang akan kita terima.&lt;br /&gt;**************&lt;br /&gt;Jika kita mengharapkan yang terbaik, maka lakukan hal-hal yang terbaik pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5936215886057413813?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5936215886057413813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5936215886057413813' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5936215886057413813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5936215886057413813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/10/lakukan-yang-terbaik-untuk-hidupmu.html' title='Lakukan yang terbaik untuk Hidupmu'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-5809033327095951714</id><published>2008-08-13T19:44:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T20:46:11.078-07:00</updated><title type='text'>Mengucap Syukur</title><content type='html'>Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena  kebutaannya itu.&lt;br /&gt;Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci  semua orang,kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk  menemani dan menghiburnya.Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya  sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya,"Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia  menolak untuk menikah dengannya.Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis  &lt;br /&gt;sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; * * * *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah.Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana  keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa  harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat  yang paling menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hidup adalah anugerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata-kata kasar - Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu - Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu - Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta pasangan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu - Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu - Ingatlah akan seseorang yang begitu mengaharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan tidak ada  yang&lt;br /&gt;membersihkan atau menyapu lantai - Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh - Ingatlah akan sesorang&lt;br /&gt;yang harus berjalan kaki untuk menempuh jarak yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu - Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan  pekerjaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain - Ingatlah  bahwa tidak&lt;br /&gt;ada seorang pun yang tidak berdosa dan kita harus menghadap pengadilan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu - Pasanglah  senyuman di&lt;br /&gt;wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup  dan ada&lt;br /&gt;di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan isilah itu, dengan penuh rasa syukur dan Iklas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU TIDAK AKAN&lt;br /&gt;TERULANG LAGI!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;________________________________________________________________________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-5809033327095951714?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/5809033327095951714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=5809033327095951714' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5809033327095951714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/5809033327095951714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/08/mengucap-syukur.html' title='Mengucap Syukur'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6103907001658289379</id><published>2008-06-01T00:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T03:55:47.645-07:00</updated><title type='text'>Kejujuran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SEJnrMVfTCI/AAAAAAAAAHQ/Nmdf-TAj0b0/s1600-h/Kertas+Putih.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SEJnrMVfTCI/AAAAAAAAAHQ/Nmdf-TAj0b0/s200/Kertas+Putih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206838110937107490" /&gt;&lt;/a&gt; Gambar disebelah kita ibaratkan tissue putih yang bersih tanpa noda, yang setiap orang ingin menggunakannya untuk berbagai keperluan. banyak orang begitu membanggakan tissue itu, karena selain putih tissue itu juga harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SEJrpsVfTDI/AAAAAAAAAHY/GyYWAH5gR-U/s1600-h/Kertas+Putih+ada+noda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SEJrpsVfTDI/AAAAAAAAAHY/GyYWAH5gR-U/s200/Kertas+Putih+ada+noda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5206842483213814834" /&gt;&lt;/a&gt;Gambar Sebelah adalah gambar tissue, sama halnya seperti tissue diatas, hanya tissue ini ada noda atau kotoran ditengahnya, dimana kotoran ini kotoran tinta atau noda tinta.Lalu Pertanyaannya adalah, apakah tissue itu masih bisa digunakan? Jawabanya, tentu saja masih bisa digunakan, kita hanya cukup melipat tissue itu, maka noda itu tidak akan kelihatan, karena kotoran itu lebih kecil atau sedikit dari tissue bersih yang tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang coba kita imajinasikan, seandainya kotoran kecil diatas tadi adalah TELEK LINCUNG (kata orang jawa) atau TAI BELEK (kata orang bali) atau TAHI AYAM, pertanyaannya lalu "apakah anda masih mau menggunakannya tissue itu?", &lt;br /&gt;Kalau saya sih pasti gak mau, karena selain jijik juga bau sekaliii............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan hidup kita, dari kecil hingga dewasa, dari lajang hingga menikah, dari anak-anak hingga menjadi orang tua, dari belum berkerja hingga berkerja, pastilah dalam perjalanan itu kita berproses dan dalam kita berproses sudah pasti kita akan melakukan hal-hal yang benar juga hal-hal yang salah, sama halnya tissu putih diatas, akan mulai ada noda-noda kecil, selama kita berfokus pada hal-hal yang benar atau positif, maka kita pasti akan berkembang, entah itu lambat atau pun cepat.&lt;br /&gt;yang terpenting adalah, dari sekian banyak noda yang ada, jangan sampai terkena noda Tahi ayam tadi (ketidak Kejujuran).&lt;br /&gt;Ya.... Kita ibaratkan Tahi Ayam tadi sama dengan ketidak jujuran, maka pasti kita sudah bisa bayangkan, bahwa tidak ada orang yang mau menggunakanya........ begitu orang tahu, maka akan langsung membuangnya. kita bisa saja menyembunyikan kotoran itu dengan cara melipatnya, tapi yang namanya kotoran ayam pasti bau lah..., demikian halnya dengan ketidak jujuran, kita bisa saja menyembunyikan karena orang lain belum tahu, atau karena kita memang pintar menyembunyikannya, tapi yakinlah lambat laun pasti akan ketahuan, dan TAMAT lah riwayat kita, karena tidak ada seorang pun yang mau menggunakan tissue yang ada tahi ayamnya..... ya to........? ya iya lah, masak ya iya dech....&lt;br /&gt;Kenapa orang begitu membenci Telek Lincung...? karena telek lincung bukan hanya membuat bau pada tempat yang ditempeli, tapi telek lincung membuat sekelilingnya juga menjadi bau, demikian halnya dengan ketidak jujuran bukan hanya merugikan temannya tapi akan meluas dia akan merugikan sekelilingnya. ketidak jujuran adalah bau busuk yang akan membuat hidup kita tidak nyaman, tidak akan pernah tenang, maka sepahit apapun itu, maka tetap lebih baik kita berlaku JUJUR dimanapun, kepada siapa pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;______________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6103907001658289379?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6103907001658289379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6103907001658289379' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6103907001658289379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6103907001658289379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/06/kejujura.html' title='Kejujuran'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SEJnrMVfTCI/AAAAAAAAAHQ/Nmdf-TAj0b0/s72-c/Kertas+Putih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-3782889758098032067</id><published>2008-05-17T07:28:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:30:33.620-07:00</updated><title type='text'>Sumpit Cina</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SC6xLPv2wKI/AAAAAAAAAEY/mseadeh0SWM/s1600-h/wanita+Cina.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SC6xLPv2wKI/AAAAAAAAAEY/mseadeh0SWM/s200/wanita+Cina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5201289426423431330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu kesempatan, Pagi yang cerah, seorang teman lama main kerumah, beliau seorang yang tergolong memiliki prinsif hidup yang kuat, maklum beliau berlatar belakang pendidik. Dalam perjalanan hidup Beliau yang penuh dengan lika-liku dan perjuangan demi  satu pembuktian bahwa setiap manusia berhak dan bisa menjadi yang terbaik asalkan mereka mau berusaha.&lt;br /&gt;Seperti anak muda pada umumnya, Beliau tidak luput dari cerita kenakalan, urak-urakan, suka berkelahi, namun beliau seorang yang analitik. hingga beliau masuk bangku kuliah beliau disadarkan pada satu kenyataan bahwa yang menjadi juara kelas adalah seorang wanita, beliau merasa malu sekali, selama ini menganggap diri jagoan, pintar, tapi kenyataannya kalah oleh seorang wanita, akhirnya saat itu juga beliau memutuskan bahwa semester depan Beliau harus jadi juara. Mulai saat itu beliau berusaha keras, menata diri, tekun belajar, hingga pada semester berikutnya Beliau benar-benar bisa meraih Juara 1.&lt;br /&gt;Hingga memasuki dunia baru yaitu dunia rumah tangga, beliau menjadi instruktur komputer di beberapa LPK dan instruktur panggilan, setiap hari beliau bisa mengantongi Rp. 30.000 dari hasil mengajar, hasil yang cukup besar pada saat itu tahun 80an, karena kesibukan kerja demikian juga istri, maka setiap hari mereka tidak sempat masak dan akhirnya jajan setiap hari. merasa mudah mendapatkan uang, maka beliau kurang perhitungan dalam membelanjakan uangnya, beli ini, beli itu, hingga akhir bulan hasilnya 0 (Nol). hal ini berlangsung beberapa tahun, hingga pada suatu saat merenung, kenapa kehidupan saya hanya jalan ditempat padahal saya punya hasil yang lumayan.&lt;br /&gt;Suatu saat beliau sharing dengan beberapa teman atas kondisi beliau, seorang teman mengatakan begini "Pak Lihatlah orang cina, Orang cina makannya pakai sumpit" artinya apa? Orang cina kalau pendapatanya 5, maka 2 untuk dimakan sementara yang 3 ditabung. Bedahalnya dengan kita, "Kita makannya pakai tangan", artinya, Kita kalau dapat penghasilan 5, langsung dimakan semua.&lt;br /&gt;Kita sering terpola seperti itu, dapat penghasilan lebih, langsung ganti HP, Ganti Motor, Ganti Mobil, Beli TV Baru, beli Kulkas, Jalan-jalan dan lain sebagainya, sehingga berapapun penghasilan kita, kita tidak akan pernah merasa cukup, kalau sudah begitu maka sulit sekali membesarkan otot syukur. kehidupan ini menjadi berat karena keluhan akan mendominasi hidup kita. kalau kita sadari bukankah bahagia atau sengsara itu adalah pilihan. kita menjadi sengsara jika kita mengijinkannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-3782889758098032067?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/3782889758098032067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=3782889758098032067' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3782889758098032067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/3782889758098032067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/05/sumpit-cina.html' title='Sumpit Cina'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SC6xLPv2wKI/AAAAAAAAAEY/mseadeh0SWM/s72-c/wanita+Cina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6212233290185996384</id><published>2008-05-17T07:26:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:27:58.374-07:00</updated><title type='text'>Fokus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCzQ__v2wJI/AAAAAAAAAEQ/wKIEgQpLCNA/s1600-h/IMG_3678.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 5px 5px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCzQ__v2wJI/AAAAAAAAAEQ/wKIEgQpLCNA/s200/IMG_3678.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200761467568570514" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kejadian 1.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bila suatu ketika kita mengendarai mobil disuatu jalan raya dengan santai, karena tidak ada sesuatu yang kita kejar. Tiba-tiba dari samping terdengar suara dubrak........, ternyata ada yang menyerempet mobil anda, pertanyaanya, apa yang akan anda lakukan? mungkin yang pertama pastilah kaget, lalu mengejar penyerempet, kalau sudah dapat, lalu marah-marahi, mencaci maki, kalau orangnya ngeyel kasi bonus tonjok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kejadian 2.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sama halnya dengan kejadian 1, hanya bedanya kita sedang mengendarai mobil dengan serius, lalu ada yang menyerempet mobil anda, spionnya patah, tapi kali ini disebelah kita ada istri kita yang sedang mengerang kesakitan karena mau melahirkan, air ketubannya sudah pecah, sehingga kita harus segera sampai dirumah sakit, pertanyaan yang sama, menurut anda "Apa yang akan anda lakukan"? apakah anda akan mengejar penyerempet, memarahi, memaki bahkan menonjok? atau anda tidak perduli, terus melaju menuju rumah sakit?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menurut saya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya akan terus melaju menuju rumah sakit, selama mesin mobilnya masih bisa jalan, karena apa? karena saya punya fokus yang lebih penting, yaitu menyelamatkan anak dan istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup kita harus punya tujuan yang jelas, tau kemana kita harus melangkah, dan fokus pada tujuan utama. dalam perjalanan menuju impian akan ada banyak rintangan, dari rintangan kecil sampai rintangan besar, jika kita fokus pada tujuan, maka jangan sampai rintangan itu mampu membelokkan anda dari tujuan semula, tetap fokus pada pada tujuan besar meski banyak godaan, banyak cemoohan, banyak senggolan disana-sini, selama mesin mobil kita masih bisa berjalan, maka teruslah berjalan karena anak, istri dan orang-orang yang kita cintai lebih membutuhkan kita ketimbang kita mengurus hal-hal yang tidak penting ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punya impian besar namun belum punya kendaraanya...? mari belajar bersama....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6212233290185996384?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6212233290185996384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6212233290185996384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6212233290185996384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6212233290185996384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/05/fokus.html' title='Fokus'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCzQ__v2wJI/AAAAAAAAAEQ/wKIEgQpLCNA/s72-c/IMG_3678.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-7877527191045100798</id><published>2008-05-17T07:25:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:26:06.993-07:00</updated><title type='text'>Belajar Dari Pengamen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCFe42mxb-I/AAAAAAAAADg/UY7MtBD2N0w/s1600-h/pengamen.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCFe42mxb-I/AAAAAAAAADg/UY7MtBD2N0w/s320/pengamen.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197539775786086370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu Jumat sore, ketika saya baru saja pulang dari mengantarkan anak Les, saya melihat kerumunan beberapa orang yang sedang menikmati lagu-lagu dari sekelompok pengamen yang dengan riang menyayikan lagu-lagu dangdut tempo dulu, karena kebetulan sebelah rumah saya, saya akhirnya ikut menikmati sambil ngobrol-ngobrol dengan beberapa teman, selang 10 menit berlalu, lagu-lagu itu pun berhenti, saya langsung melongo untuk melihat, ternyata para pengamen telah selesai dengan lagu-lagunya. ketika mereka akan pergi meninggalkan tempat itu, selang 50 meter, mereka kembali lagi karena ternyata dipanggil oleh tetangga yang lain, singkat cerita setelah selesai, kelompok pengamen ini akhirnya mampir juga ketempat kami, lalu mulailaih mereka menyanyi di iringi Kendang, Gitar Listrik (menggunakan batrai kering), Keyboard, kami (saya, istri, mbak, dan beberapa karyawan) menikmati lagu-lagu yang dinyanyikan kelompok pengamen itu, suaranya cukup bagus, setelah hampir menyelesaikan satu lagu, saya lalu menyiapkan uang lima ribuan,(karena saya merasa sangat terhibur dan penampilanya santun) dan menyerahkan ke salah satu anggota pengamen itu dengan senyuman dan ucapan terimakasih Ia menerima uang itu, saya langsung masuk karena saya pikir pasti setelah itu mereka langsung pergi, tapi ternyata tidak, mareka menambah beberapa kali Reff, lalu saya pikir ahh.. paling setelah reff ini. setelah menyelesaikan satu lagu ternyata mereka menyanyikan lagu berikutnya dengan semangat yang sama seperti halnya lagu pertama, Lagu Pertama, Kedua, Ketiga, Ke empat, ke Lima........, Ya TUHAN, mestinya mereka sudah bisa pergi dari tadi, ngapain mereka buang-buang waktu? padahal mereka kan sudah saya kasi lima ribu? mestinya kalau mereka pergi dari semenjak saya kasi uang tadi mereka sudah dapat tambahan ditempat lain, tapi ngapain mereka terus bernyanyi sampai 5 Lagu?&lt;br /&gt;Saya sering bilang ke teman-teman karyawan, tugas kita melakukan perkerjaan kita dengan semaksimal mungkin, sementara tugas pemimpin kita adalah memikirkan kesejahteraan kita. sama halnya dengan apa yang dilakukan kelompok pengamen itu, dia hanya melakukan tugasnya yaitu bernyanyi dengan sebaik mungkin, masalah akan dikasi atau tidak atau mau dikasi berapa itu adalah tugas orang lain dimana dia mengamen. demi menyaksikan pemandangan itu, spontan saya katakan ke teman-teman bahwa inilah salah satu penerapan quantum iklas (Berkerja dengan Iklas dan menerima hasilnya dengan iklas). Awalnya mereka bernyanyi dengan maksimal tanpa mengharapkan berapa yang mereka terima, setelah mereka menerima mereka juga menerima dengan penuh rasa syukur dengan cara tidak mengurangi hak orang lain untuk menikmati lagu-lagu yang mereka nyanyikan. karena hawa positif yang mereka bawa, maka sambutan positif juga yang mereka terima, rata-rata orang sinis terhadap pengamen, menyusahkan saja..... bikin pusing mencari recehan...., namun kelompok pengamen ini membuat saya terhibur, dan saya lihat tetangga-tetanga saya juga tersenyum puas.&lt;br /&gt;Anda mungkin sering merasakan jengkel, sebel dan dongkol bila ada orang yang membantu anda namun dia meminta upah terlebih menyebutkan nilainya, karena sebenarnya secara manusiawi anda pasti telah menyiapkan yang mungkin nilainya lebih besar dari yang sekedar ia minta, kenapa? Karena pada dasarnya setiap orang memiliki rasa welas asih, rasa kemanusiaan, sepertihalnya apa yang disampaikan oleh andri wongso dalam audio booknya " kita adalah manusia spiritual yang sedang mendiami bumi". &lt;br /&gt;banyak karyawan yang terjebak pada satu sikap Menuntut, menunggu hasil besar baru kerja maksimal, padahal disatu sisi kita tahu, kebanyakan orang tidak senang dituntut, sementara pemilik perusahaan tentunya juga melihat kinerja karyawan tersebut karena bagaimanapun juga kita dibayar dari apa yang kita hasilkan bersama.&lt;br /&gt;Seperti apa yang disampaikan Erbe Sentanu dalam Bukunya Quantum Iklas, Lakukankanlah sesuatu dengan iklas dan terimalah hasilnya dengan Iklas, niscaya kita akan hidup bahagia, karena kebahagiaan yang hakiki ketika kita bisa menikmati apa yang ada dengan penuh rasa syukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam ............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-7877527191045100798?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/7877527191045100798/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=7877527191045100798' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7877527191045100798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/7877527191045100798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/05/belajar-dari-pengamen.html' title='Belajar Dari Pengamen'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SCFe42mxb-I/AAAAAAAAADg/UY7MtBD2N0w/s72-c/pengamen.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-2640636060450911882</id><published>2008-05-17T07:23:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:24:34.552-07:00</updated><title type='text'>Jangan Sekali-kali Berpikir Tentang Kegagalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SAWppnOizeI/AAAAAAAAACU/uDNHZKB30Co/s1600-h/SANY1791.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 91px; height: 68px;" src="http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SAWppnOizeI/AAAAAAAAACU/uDNHZKB30Co/s320/SANY1791.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5189740677984079330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 13.5pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: black;"&gt;Jangan Sekali-kali Berpikir Tentang Kegagalan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; color: black;"&gt;&lt;br /&gt;oleh: Warren Bennis dan Burt Nanus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berada di jalan-jalan keberhasilan selalu memandang ke depan, bukan ke belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ray Mayer, seorang pelatih bola basket universitas de Paul telah berhasil memimpin regunya mengalami kekalahan setelah meraih 29 kemenangan, saya menyakan perasaan-perasaannya sehubungan dengan kekalahan tersebut. Jawabnya: "Luar biasa. Kini kami dapat lebih berkonsentrasi pada kemenangan daripada berusaha agar tidak mengalami kekalahan."&lt;br /&gt;Bagi banyak orang, kata "gagal" menyiratkan suatu makna titik akhir. Lain halnya bagi para pemimpin yang berhasil, kegagalan justru merupakan titik awal dan batu loncatan menuju usaha-usaha yang diperbarui. Para pemimpin besar tidak akan terpancing pada kegagalan-kegagalan.&lt;br /&gt;Hal ini menjadi jelas bagi kita mewawancarai para pemimpin yang dikenal sukses serta mengkaji kehidupan dari 90 orang pria dan wanita yang berhasil, para pemimpin perusahaan, senator, pelatih olahraga, dan lain-lain. Hasil wawancara tersebut kami jadikan sebagai bahan penulisan buku tentang kepemimpinan. Orang yang sukses tersebut tidak pernah menggunakan kata-kata yang bersinonim dengan kegagalan seperti "kesalahan". "awal yang salah" dan "kemerosotan."&lt;br /&gt;Salah seorang di antara mereka mengatakan kepada saya: "Bila saya memiliki bentuk seni kepemimpinan, bentuk seni tersebut adalah membuat kesalahan sebanyak mungkin dan secepat mungkin, agar saya dapat belajar. Banyak pimpinan yang mengenang sebuah kalimat-kalimat emas yang pernah diucapkan oleh Herry Truman yang terkenal; "Bila saya membuat suatu keputusan yang ceroboh, saya tidak akan terus bergumul dengan keputusan yang ceroboh tersebut, melainkan saya akan meninggalkan keputusan tersebut dan mulai membuat keputusan yang lain."&lt;br /&gt;Fletcher Byron adalah seorang pensiunan direktur Koppers, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan dan penyediaan bahan bangunan. Ketika ditanya mengenai keputusan tersulit yang pernah dibuatnya, ia menanggapi pertanyaan tersebut dengan komentar: "Saya tidak pernah mengenal adanya keputusan yang sulit. Segala yang dapat saya lakukan adalah yang terbaik, yang mampu saya lakukan. Kekuatiran yang berlebihan hanya akan menghalangi pikiran yang jernih."&lt;br /&gt;William Smithburg, pimpinan sebuah perusahaan terkenal Quaker Oats, bertanggung jawab atas dua "kesalahan"&lt;br /&gt;yaitu pengambil-alihan sebuah perusahaan videogame yang kini telah ditutupnya, dan sebuah bisnis alat-ekstra/ perhiasan hewan peliharaan, yang dibelinya dan kemudian sekali lagi terpaksa ditutupnya, "SAya ingin agar Anda semua berani mengambil resiko karena tak ada seorangpun manajer senior yang bekerja di perusahaan ini yang belum pernah mengalami kegagalan, termasuk saya sendiri. Sama halnya dengan seseorang yang belajar bermain ski, Anda tidak akan pernah mencapai kemajuan bila Anda tidak pernah jatuh.&lt;br /&gt;Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa para pemimpin yang saya wawancarai merasa bangga dengan kegagalan-kegagalan yang pernah mereka buat, namun yang pasti mereka yakin bahwa mereka dan para bawahan mereka dapat belajar dari kesalahan-kesalahan yang mereka buat. Beberapa tahun yang lalu seorang pimpinan yunior IBM yang dianggap sangat potensial membuat suatu kesalahan besar sehingga menyebabkan perusahaan tersebut mengalami kerugian beberapa juta dolar. Thomas J. Waston Sr, salah seorang pendiri IBM, memanggil pemimpin muda tersebut ke kantornya, dan begitu bertemu, pimpinan yunior tersebut langsung mengatakan, "Anda pasti menginginkan pengunduran diri saya, bukan?" Namun dengan tenang Waston menjawab, "Tidak, sama sekali tidak. Bukankan kita telah mengeluarkan biaya beberapa juta dolar untuk pendidikan Anda?"&lt;br /&gt;Sikap lain yang dijumpai dari para pemimpin yang sukses adalah bahwa mereka sangat menghargai enerji-enerji yang telah mereka curahkan dalam mengerjakan suatu tugas. Dalam diri mereka kita juga menemukan suatu penggabungan antara kerja keras dan santai. Para pemimpin tersebut sangat menikmati pekerjaan yang mereka lakukan sehingga tak ada waktu untuk memikirkan rasa kuatir akan kegagalan.&lt;br /&gt;Mereka meniti kepemimpinan secara tegar tanpa rasa takut&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-2640636060450911882?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/2640636060450911882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=2640636060450911882' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2640636060450911882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/2640636060450911882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/05/jangan-sekali-kali-berpikir-tentang.html' title='Jangan Sekali-kali Berpikir Tentang Kegagalan'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_KeZj8vhYfO4/SAWppnOizeI/AAAAAAAAACU/uDNHZKB30Co/s72-c/SANY1791.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2289627063104442212.post-6571705491944616047</id><published>2008-05-17T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T07:16:38.472-07:00</updated><title type='text'>Cerita Motivasi</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="EN-GB" &gt;1. Pelajaran Penting ke-1&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:12;"  lang="EN-GB" &gt;&lt;br /&gt;Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor&lt;br /&gt;memberikan quiz&lt;br /&gt;mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak&lt;br /&gt;semua kuliah-kuliahnya,&lt;br /&gt;saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai&lt;br /&gt;pada soal yang&lt;br /&gt;terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama&lt;br /&gt;depan wanita yang&lt;br /&gt;menjadi petugas pembersih sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering&lt;br /&gt;melihat perempuan ini.&lt;br /&gt;Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi&lt;br /&gt;bagaimana saya tahu&lt;br /&gt;nama depannya... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja&lt;br /&gt;dengan jawaban soal&lt;br /&gt;terakhir kosong. Sebelum kelas usai, seorang rekan&lt;br /&gt;bertanya pada Profesor&lt;br /&gt;itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau&lt;br /&gt;tidak. "Tentu Saja Dihitung&lt;br /&gt;!!" kata si Profesor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak&lt;br /&gt;orang. Semuanya penting&lt;br /&gt;!!! Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun&lt;br /&gt;itu cuma dengan&lt;br /&gt;sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"! Saya selalu&lt;br /&gt;ingat pelajaran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih&lt;br /&gt;sekolah adalah "Dorothy".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Pelajaran Penting ke-2&lt;/b&gt; - Penumpang yang Kehujanan&lt;br /&gt;Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang&lt;br /&gt;wanita negro rapi yang&lt;br /&gt;sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol&lt;br /&gt;Alabama. Ia nampak mencoba&lt;br /&gt;bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir&lt;br /&gt;seperti badai. Mobilnya&lt;br /&gt;kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat&lt;br /&gt;ingin menumpang mobil.&lt;br /&gt;Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan&lt;br /&gt;setiap mobil yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule,&lt;br /&gt;dia berhenti untuk&lt;br /&gt;menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham&lt;br /&gt;akan konflik etnis&lt;br /&gt;tahun 1960-an, yaitu pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat&lt;br /&gt;hingga suatu tempat, untuk&lt;br /&gt;mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini&lt;br /&gt;taksi. Walaupun terlihat&lt;br /&gt;sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang&lt;br /&gt;alamat si pemuda itu,&lt;br /&gt;menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si&lt;br /&gt;pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule&lt;br /&gt;ini diketuk seseorang.&lt;br /&gt;Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman&lt;br /&gt;sebuah televisi set&lt;br /&gt;besar berwarna (1960-an!) khusus dikirim ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang&lt;br /&gt;isinya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih nak, karena membantuku di jalan tol&lt;br /&gt;malam itu. Hujan tidak&lt;br /&gt;hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung&lt;br /&gt;saja anda datang dan&lt;br /&gt;menolong saya.Karena pertolongan anda, saya masih&lt;br /&gt;sempat untuk hadir disisi&lt;br /&gt;suamiku yang sedang sekarat..hingga wafatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak&lt;br /&gt;mementingkan dirimu&lt;br /&gt;pada saat itu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tertanda Ny. Nat King Cole -&lt;br /&gt;*) Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro&lt;br /&gt;tenar thn. 60-an di USA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Pelajaran penting ke-3&lt;/b&gt; - Selalulah perhatikan dan&lt;br /&gt;ingat, pada semua yang&lt;br /&gt;anda layani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di zaman es krim khusus (ice cream sundae) masih&lt;br /&gt;murah, seorang anak&lt;br /&gt;laki-laki umur 10-an tahun masuk ke Coffee Shop Hotel,&lt;br /&gt;&amp;amp; duduk di meja.&lt;br /&gt;Seorang pelayan wanita menghampiri &amp;amp; memberikan air&lt;br /&gt;putih dihadapannya. Anak&lt;br /&gt;ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice&lt;br /&gt;cream sundae?" katanya.&lt;br /&gt;"50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian&lt;br /&gt;mengeluarkan isi sakunya &amp;amp;&lt;br /&gt;menghitung serta mempelajari koin-koin di&lt;br /&gt;kantongnya.... "Wah... Kalau ice&lt;br /&gt;cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. Tetapi&lt;br /&gt;kali ini orang-orang&lt;br /&gt;yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak.., dan&lt;br /&gt;pelayan ini mulai&lt;br /&gt;tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil&lt;br /&gt;uring-uringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi&lt;br /&gt;koin-koin yang tadi&lt;br /&gt;dikantongnya. "Bu... saya pesan yang ice cream biasa&lt;br /&gt;saja ya..." ujarnya.&lt;br /&gt;Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut,&lt;br /&gt;meletakkan kertas kuitansi&lt;br /&gt;di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini&lt;br /&gt;kemudian makan&lt;br /&gt;ice-cream, bayar di kasir, dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk&lt;br /&gt;membersihkan meja si anak kecil&lt;br /&gt;tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun&lt;br /&gt;disamping piring kecilnya&lt;br /&gt;yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen &amp;amp; 5 buah koin&lt;br /&gt;1-sen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa lihat...anak kecil ini tidak bisa pesan&lt;br /&gt;Ice-cream Sundae, karena&lt;br /&gt;tidak memiliki cukup uang untuk memberi sang pelayan&lt;br /&gt;uang tip yang "layak"&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Pelajaran penting ke-4&lt;/b&gt; - Penghalang di Jalan Kita&lt;br /&gt;Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang&lt;br /&gt;menempatkan sebuah batu&lt;br /&gt;besar di tengah jalan. Raja tersebut kemudian&lt;br /&gt;bersembunyi, untuk melihat&lt;br /&gt;apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan.&lt;br /&gt;Beberapa pedagang&lt;br /&gt;terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk&lt;br /&gt;berjalan melingkari&lt;br /&gt;batu besar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang&lt;br /&gt;Raja, karena tidak&lt;br /&gt;membersihkan jalan dari rintangan. Tetapi tidak ada&lt;br /&gt;satupun yang mau&lt;br /&gt;melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong&lt;br /&gt;banyak sekali sayur&lt;br /&gt;mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian&lt;br /&gt;meletakkan dahulu bebannya,&lt;br /&gt;dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan.&lt;br /&gt;Setelah banyak mendorong&lt;br /&gt;dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu&lt;br /&gt;besar itu. Ketika si&lt;br /&gt;petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata&lt;br /&gt;ditempat batu tadi ada&lt;br /&gt;kantung yg berisi banyak uang emas dan surat Raja.&lt;br /&gt;Surat yang mengatakan&lt;br /&gt;bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau&lt;br /&gt;menyingkirkan batu tersebut dari&lt;br /&gt;jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita&lt;br /&gt;tidak pernah bisa&lt;br /&gt;mengerti. Bahwa dalam setiap rintangan, tersembunyi&lt;br /&gt;kesempatan yg bisa&lt;br /&gt;dipakai untuk memperbaiki hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Pelajaran penting ke-5&lt;/b&gt; - Memberi, ketika dibutuhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang&lt;br /&gt;bekerja di sebuah&lt;br /&gt;rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis&lt;br /&gt;kecil yang bernama Liz,&lt;br /&gt;seorang penderita satu penyakit serius yang sangat&lt;br /&gt;jarang. Kesempatan&lt;br /&gt;sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil&lt;br /&gt;yang berumur 5 tahun,&lt;br /&gt;yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk&lt;br /&gt;penyakit itu. Dokter&lt;br /&gt;kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal&lt;br /&gt;tersebut ke anak kecil&lt;br /&gt;ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya&lt;br /&gt;kepada kakak&lt;br /&gt;perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu&lt;br /&gt;sebentar, sebelum&lt;br /&gt;mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya&lt;br /&gt;akan melakukan hal&lt;br /&gt;tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku".&lt;br /&gt;Mengikuti proses&lt;br /&gt;tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat&lt;br /&gt;tidur, disamping kakaknya.&lt;br /&gt;Wajah kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai&lt;br /&gt;pucat dan senyumnya&lt;br /&gt;menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan&lt;br /&gt;bertanya dalam suara yang&lt;br /&gt;bergetar...katanya "Apakah saya akan langsung mati&lt;br /&gt;dokter...?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa,&lt;br /&gt;bahwa ia harus&lt;br /&gt;menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa&lt;br /&gt;kakaknya.&lt;br /&gt;Lihatlah...bukankah pengertian dan sikap adalah&lt;br /&gt;segalanya.... ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2289627063104442212-6571705491944616047?l=prema-anandaa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/feeds/6571705491944616047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2289627063104442212&amp;postID=6571705491944616047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6571705491944616047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2289627063104442212/posts/default/6571705491944616047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://prema-anandaa.blogspot.com/2008/05/cerita-motivasi.html' title='Cerita Motivasi'/><author><name>Made Sumiarta</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_KeZj8vhYfO4/SS3m1KwwONI/AAAAAAAAALg/HBosLs_dFNI/S220/SANY0701.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
